Home / Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:56 WIB

Dukung Pemerintah Aceh, Program SKALA Siapkan Strategi Pemulihan Pascabencana

BIMnews.id | Banda Aceh

Pemerintah Provinsi Aceh terus memacu langkah percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah terdampak.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir mengatakan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menuntaskan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana (R3P). Meski sempat terkendala anggaran, Pemerintah Aceh telah mengoptimalkan pos anggaran kategori mendesak.

 

Hal ini disampaikan M. Nasir dalam rapat koordinasi bersama bersama Tim Leader Program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) di ruang kerjanya, Rabu, 21 Januari 2026. “Target awal R3P selesai pada 20 Januari, namun kita sesuaikan kembali menjadi 30 Januari mendatang. Kami fokus pada aspek teknokratik agar pemulihan berjalan terukur,” ujarnya.

 

Pemerintah Aceh telah memetakan kekuatan sosial dengan mengerahkan 150 Civil Society Organization (CSO) dan 96 sektor privat melalui program CSR untuk masuk ke berbagai klaster pemulihan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.

Baca Juga :  Kasdam Iskandar Muda Hadiri Acara Puncak Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2024 di Aceh.

 

Sekda Aceh, M. Nasir berharap dukungan dan pembagian kewenangan pusat-daerah dalam perbaikan infrastruktur, seperti sungai dan jembatan, dapat lebih fleksibel mengingat keterbatasan ruang fiskal daerah.

 

Sementara tim Leader SKALA, Petra Karetji, menjelaskan program SKALA didesain bukan untuk membuat aktivitas baru, melainkan mendukung penuh prioritas yang sudah ditetapkan Pemerintah Aceh. SKALA berkomitmen untuk mengintegrasikan bantuan internasional dengan prioritas daerah guna memastikan penanganan berjalan efektif.

 

“SKALA siap bekerja di belakang layar untuk mendukung strategi Pemerintah Aceh. Kami memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Aceh dalam pengelolaan data, termasuk posisi Aceh yang kini menempati peringkat ke-8 nasional dalam pelayanan publik menurut Kemenpan,” ujar Petra.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di Banda Aceh.

 

Terkait pemulihan ekonomi, Petra mencatat adanya risiko sosial-ekonomi pascabencana, seperti munculnya tengkulak di tengah masyarakat. Meski pemulihan ekonomi tidak secara langsung berada dalam mandat utama SKALA, pihaknya akan berkoordinasi dengan DFAT dan program SIAP SIAGA untuk melihat peluang dukungan lebih lanjut.

 

Dalam upaya mitigasi dan analisis pascabencana, SKALA telah melakukan uji coba analisis di Aceh Tamiang dengan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai basis data. Penggunaan platform Tilikan dan aplikasi SIGAP di tingkat gampong juga didorong sebagai sumber data lini depan.

 

Selain itu, terdapat potensi kolaborasi dengan sektor akademis, di mana 210 mahasiswa STIS diharapkan dapat berkontribusi dalam pengumpulan data di lapangan untuk memperkuat akurasi intervensi pemerintah. (***)

 

BIMnews.id – TAZAM

Share :

Baca Juga

Daerah

Turun Langsung ke Gampong, Pj Bupati Aceh Besar Sosialisasi Program Imunisasi Anak 

Daerah

Personel Bhayangkara Diingatkan Pentingnya Ketakwaan dalam Bertugas

Daerah

Kejati Aceh Beri Penerangan Hukum Pengelolaan Dana BOS untuk Madrasah di Seluruh Aceh

Daerah

Kelanjutan Proses Rehab Masjid Baiturrahim Hari Ke-18.

Daerah

Memperkuat Data dan Maksimalkan Pendapatan Daerah, Pj Bupati Aceh Besar Pelajari E-Office di Sumedang

Daerah

Korem 012/TU Perketat Pengawasan, Gelar Razia Handphone untuk Cegah Judi Online

Daerah

Kadisdik Berharap SMK Penerbangan Aceh Jadi Kunci Pengembangan Industri Dirgantara

Daerah

ASSPIRA (Aspirasi Peduli Rakyat Aceh) melakukan Konsolidasi dan menyerahkan SK kepengurusan