Home / News

Selasa, 21 April 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

BIMnews.id | BANDA ACEH

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Buru, Provinsi Maluku, menunjukkan aksi solidaritas nyata bagi para korban bencana hidrometeorologi di Aceh. Sebanyak 2.000 botol minyak kayu putih dikirimkan langsung untuk membantu pemulihan kesehatan masyarakat yang terdampak.

Bantuan minyak kayu putih berukuran 100ml tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pulau Buru, M. TH. Al Affandy, dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Posko Komando Pemulihan Bencana Pemerintah Aceh pada Selasa (21/4/2026).

Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian luar biasa yang diberikan oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pulau Buru. Menurutnya, bantuan ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh warga di pengungsian maupun di lokasi terdampak.

Baca Juga :  Kecamatan Darul Imarah Gelar Maulid dan Santunan 402 Anak Yatim

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Pemkab Buru. Ini adalah bentuk persaudaraan yang melintasi jarak antara Maluku dan Aceh,” ujar M. Nasir.

Dalam kesempatan tersebut, M. Nasir juga menyampaikan pesan khusus dari Gubernur Aceh terkait dukungan logistik ini.

“Tolong sampaikan ucapan terima kasih Bapak Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, mewakili Pemerintah dan seluruh rakyat Aceh atas bantuan ini. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam masa pemulihan pascabencana,” ucap Sekda Aceh, M. Nasir.

Baca Juga :  Tim Kesehatan TNI beri Layanan Kesehatan korban Banjir ke pelosok Aceh Tengah

Sementara, Kalak BPPB Kabupaten Pulau Buru, , M. TH. Al Affandy menjelaskan, bantuan tersebut merupakan rasa solidaritas dan aksi simpatik Pemkab Pulau Buru. Menurutnya, minyak kayu putih yang diserahkan merupakan produk unggulan khas Pulau Buru yang dikenal memiliki kualitas terbaik.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan keluhan kesehatan warga, terutama dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem dan kondisi lingkungan pascabencana hidrometeorologi di wilayah Aceh,” tutup M. TH. Al Affandy. (***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

News

Kapolres Aceh Tengah Ingatkan Para Siswa Waspadai Hoaks

News

Wagub Aceh Fadhlullah Mediasi Persilisihan APBK, Pemkab dan DPRK Aceh Singkil Capai Kesepakatan

News

Kesalahpahaman Personel Polri dan ASN di Aceh Tenggara, Kapolres: Sedang Didalami

News

Bupati Aceh Besar Hadiri Pentas Damai Aceh, Damai Dunia di Kopi Blang

News

PEMERINTAH ACEH MULAI BUKA LOWONGAN JABATAN ESSELON II

News

HOTEL GRAND NANGGROE ABAIKAN PUTUSAN PENGADILAN

Daerah

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Meresmikan Rumah Restorative Justice di Kabupaten Aceh Tenggara

News

Zikry Tumbang Dan Bangkit Kembali Demi Sebuah Gol