Home / Bisnis

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:23 WIB

Petugas LRT Jabodebek Dibekali Manajemen Kelelahan agar Keselamatan dan Pelayanan Tetap Optimal


LRT Jabodebek menggelar sosialisasi manajemen kelelahan (fatigue management) dan pencegahan cedera akibat kerja bagi pekerja operasional sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan, keandalan, dan kenyamanan layanan. Kegiatan ini diikuti oleh petugas operasi, sarana dan prasarana, serta frontliner stasiun.

Materi disampaikan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi, dr. M. Arief Novianto, MKK, Sp.Ok, yang membahas penyebab kelelahan kerja, dampaknya terhadap konsentrasi dan keselamatan, serta langkah-langkah menjaga kebugaran fisik dan mental saat bertugas.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman. Menurutnya, peningkatan kompetensi dan kesadaran pekerja dalam mengelola kelelahan menjadi bagian dari komitmen LRT Jabodebek untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal.

Selain sesi edukasi, peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan. Melalui program ini, LRT Jabodebek terus memperkuat budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan profesionalisme demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Keselamatan perjalanan kereta tidak hanya ditentukan oleh keandalan teknologi dan sarana, tetapi juga kesiapan fisik maupun mental para petugas yang menjalankan operasional setiap hari. Karena itu, pengelolaan kelelahan (fatigue management) menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga pelayanan transportasi publik tetap aman, andal, dan nyaman.

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Sawit, PalmCo Serap 6,8 Juta Bibit Bersertifikat

Sebagai bagian dari upaya tersebut, LRT Jabodebek menyelenggarakan sosialisasi mengenai manajemen kelelahan dalam bekerja serta pencegahan cedera akibat kerja bagi para pekerja yang terlibat dalam operasional layanan. Kegiatan ini diikuti oleh pekerja dari berbagai fungsi, mulai dari petugas operasi, sarana dan prasarana, hingga frontliner stasiun.

Materi disampaikan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi, dr. M. Arief Novianto, MKK, Sp.Ok, CCHt, CI, HIMA, OEUK, yang menjelaskan berbagai faktor penyebab kelelahan kerja, dampaknya terhadap konsentrasi dan keselamatan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kebugaran fisik maupun mental selama menjalankan tugas.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas layanan transportasi publik.

“Pelayanan yang aman dimulai dari kesiapan para petugas. Karena itu, selain memastikan seluruh sistem operasional berjalan dengan baik, LRT Jabodebek juga terus meningkatkan kompetensi serta kesadaran pekerja dalam mengelola kelelahan agar dapat menjalankan tugas secara optimal. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat,” ujar Radhitya.

Baca Juga :  Menabung atau Reksa Dana Dulu? Ini Cara Menentukannya Sesuai Tujuan Keuangan

Selain memperoleh materi edukasi, para peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai bagian dari deteksi dini kondisi kesehatan pekerja. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu pekerja mengenali faktor risiko yang berpotensi memengaruhi kebugaran maupun produktivitas saat bekerja.

Pengelolaan kelelahan merupakan salah satu praktik yang banyak diterapkan pada sektor transportasi karena kondisi fisik dan mental petugas memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan operasional. Melalui edukasi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan, LRT Jabodebek berupaya membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan profesionalisme.

LRT Jabodebek meyakini bahwa investasi pada kesehatan pekerja pada akhirnya akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Dengan petugas yang tetap bugar, fokus, dan siap menjalankan tugas, operasional dapat berlangsung secara lebih optimal sehingga pengguna memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Share :

Baca Juga

Bisnis

Inovasi Lean Construction di Salah Satu Proyek PTPP Jadi Referensi pada Forum Internasional IGLC34 Singapura

Bisnis

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Barat atas Atensi Penuh Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Bisnis

MoraRepublic Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

Bisnis

Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur

Bisnis

Prajurit Yonarmed 17/Rencong Cakti Bersihkan Meunasah Krueng Baroh, Pidie Jaya

Bisnis

New Car Technology May Take The Wheel out of Human Hands

Bisnis

Oxygen.id Sapa Cirebon Lewat Talkxygen, Bahas Solusi Digital untuk Bisnis

Bisnis

BRI KKB Expo 2026 Hadir di Jawa Barat, Tawarkan Kemudahan Miliki Kendaraan Impian