Home / Bisnis

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:00 WIB

Cara Tracking Leads CTA WhatsApp Mudah dengan Barantum CRM

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

WhatsApp telah menjadi salah satu channel utama bagi bisnis untuk mendapatkan calon pelanggan. Mulai dari iklan digital, landing page, website, hingga media sosial, banyak perusahaan menggunakan tombol Call-to-Action (CTA) WhatsApp untuk mendorong prospek menghubungi tim sales.

Namun, semakin banyak CTA yang digunakan, semakin sulit pula mengetahui dari mana setiap leads berasal. Akibatnya, tim marketing dan sales kesulitan mengukur efektivitas kampanye dan menentukan channel mana yang memberikan hasil terbaik.

Mengapa Banyak Bisnis Kesulitan Melacak Leads dari CTA WhatsApp?

Banyak perusahaan masih mengelola leads WhatsApp secara manual. Ketika calon pelanggan menghubungi bisnis melalui WhatsApp, percakapan hanya tercatat sebagai chat tanpa informasi mengenai sumber kedatangannya.

Padahal, satu bisnis bisa memiliki beberapa CTA WhatsApp sekaligus, seperti dari Google Ads, Facebook Ads, Instagram, email marketing, hingga website perusahaan. Tanpa sistem tracking yang tepat, perusahaan tidak dapat mengetahui channel mana yang menghasilkan leads paling berkualitas.

Baca Juga :  Jangan Terburu-buru Menghakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif

Kondisi ini juga membuat proses follow-up menjadi kurang optimal. Tidak sedikit leads yang terlambat ditindaklanjuti, terlewat, atau bahkan tidak tercatat dengan baik karena data pelanggan tersebar di berbagai platform.

Apa yang Dibutuhkan untuk Tracking Leads dari CTA WhatsApp Secara Efektif?

Agar tracking leads CTA WhatsApp berjalan dengan baik, bisnis membutuhkan sistem yang dapat menghubungkan aktivitas pemasaran dengan proses penjualan secara terintegrasi.

Beberapa hal yang dibutuhkan untuk tracking leads CTA WhatsApp antara lain:

Identifikasi sumber leads secara otomatis.

Pencatatan data pelanggan secara terpusat.

Distribusi leads kepada tim sales.

Dashboard untuk memantau performa CTA.

Pelacakan status dan konversi leads.

Laporan performa setiap channel pemasaran.

Dengan data yang lebih terstruktur, tim marketing dapat mengevaluasi efektivitas setiap kampanye dan mengalokasikan anggaran ke channel yang menghasilkan konversi terbaik. Sementara itu, tim sales dapat melakukan follow-up secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Bagaimana Barantum CRM Membantu Tracking Leads dari CTA WhatsApp?

Melalui Barantum CRM, perusahaan dapat mengelola seluruh leads yang masuk dari CTA WhatsApp dalam satu platform terintegrasi. Setiap percakapan yang masuk dapat langsung tercatat ke dalam sistem beserta informasi sumber leads-nya.

Baca Juga :  Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

Barantum CRM juga membantu bisnis:

Menyimpan leads secara otomatis ke CRM.

Memberikan tag berdasarkan sumber leads.

Mendistribusikan leads ke tim yang tepat.

Memantau pipeline dan status follow-up.

Mengukur konversi dari setiap CTA WhatsApp.

Menyediakan dashboard dan laporan secara real-time.

Dengan kemampuan tracking yang lebih baik, bisnis dapat mengetahui channel mana yang menghasilkan leads berkualitas, mengoptimalkan anggaran pemasaran, dan meningkatkan peluang konversi penjualan.

Dengan fitur tracking leads CTA WhatsApp dari Barantum, Anda dapat mengetahui sumber setiap leads, memantau performa kampanye, dan membantu tim sales melakukan follow-up secara lebih cepat dan tepat sasaran. Gunakan Barantum CRM untuk mengelola seluruh leads dalam satu platform terintegrasi dan maksimalkan setiap peluang penjualan yang masuk melalui WhatsApp.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Share :

Baca Juga

Bisnis

Indonesia dan India: Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Asia

Bisnis

Mengisi Akhir Pekan dengan Efektif: Cara Melakukan Evaluasi Jurnal Trading untuk Meningkatkan Konsistensi

Bisnis

Harga Emas Hari Ini Bersiap Melonjak? Dupoin Futures Ungkap Sinyal Bullish

Bisnis

Di Balik Perjalanan Aman LRT Jabodebek, Ada Kesiapsiagaan Petugas yang Terus Dilatih

Bisnis

Breakout vs Reversal: Cara Membedakan Penembusan Harga Valid dan Pembalikan Arah

Bisnis

BRI KCP Pangeran Jayakarta Gelar Sosialisasi Junio Smart di SMA 1 Cawang Baru

Bisnis

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

Bisnis

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Mobilitas Masyarakat Terus Terjaga