Home / Bisnis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:09 WIB

Bank Mandiri Taspen Perkuat Transformasi Digital dan Ekosistem Silver Economy untuk Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Bank Mandiri Taspen optimistis menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat pada semester II 2026 melalui penguatan kualitas aset, digitalisasi, dan peningkatan dana murah (CASA). Perseroan juga menyiapkan pengembangan aplikasi Movin serta menargetkan naik menjadi bank KBMI III pada 2028 dengan memperkuat ekosistem keuangan bagi nasabah senior.

Jakarta, 9 Juli 2026 – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) optimistis mampu menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan pada semester II 2026 di tengah dinamika industri perbankan yang diwarnai suku bunga tinggi, kompetisi likuiditas yang semakin ketat, serta perubahan perilaku nasabah yang semakin digital.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, mengatakan bahwa keberhasilan industri perbankan saat ini tidak lagi ditentukan oleh seberapa agresif pertumbuhan bisnis yang dicapai, melainkan oleh kemampuan bank dalam menjaga keseimbangan antara profitabilitas, kualitas aset, efisiensi operasional, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Semester kedua tahun ini bukan lagi soal siapa yang tumbuh paling cepat, tetapi siapa yang paling tangguh dalam menghadapi dinamika pasar. Karena itu kami terus memperkuat fundamental bisnis melalui kualitas aset yang sehat, penguatan dana murah (CASA), serta peningkatan kontribusi fee based income berbasis transaksi digital,” ujar Panji.

Baca Juga :  Gugik.id Menjadi Mitra Terpercaya Pengadaan Sparepart IT dan Server di Indonesia

Sebagai bank yang fokus pada segmen pensiunan, Bank Mandiri Taspen melihat peluang besar dari berkembangnya fenomena Silver Economy, yaitu meningkatnya populasi masyarakat lanjut usia yang tetap aktif, sehat, dan produktif. Melihat potensi tersebut, perseroan tidak hanya memperkuat bisnis inti pembiayaan pensiunan, tetapi juga memperluas pembiayaan kepada komunitas wirausaha senior, ekosistem payroll, hingga pembiayaan UMKM produktif yang dikelola para purnabakti.

Untuk menjaga kualitas pertumbuhan kredit, Bank Mandiri Taspen memperkuat sistem mitigasi risiko melalui digitalisasi proses underwriting berbasis data analytics, monitoring portofolio secara real time, serta penerapan early warning system guna memastikan kualitas aset tetap terjaga.

Di sisi transformasi digital, Bank Mandiri Taspen terus mengembangkan aplikasi Movin sebagai pusat layanan keuangan digital yang mengedepankan kemudahan, keamanan, dan pengalaman pengguna. Transformasi digital tidak hanya dilakukan pada layanan kepada nasabah melalui konsep phygital banking, tetapi juga pada proses internal perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas.

Ke depan, Movin juga dipersiapkan menjadi platform layanan keuangan terpadu melalui pengembangan berbagai fitur transaksi digital, layanan investasi, pembayaran, hingga wealth management. Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan adalah peluncuran fitur investasi emas yang akan melengkapi ekosistem layanan keuangan digital Bank Mandiri Taspen.

Baca Juga :  Media x Space 2026: Menggali Masa Depan dan Inovasi Berkelanjutan di Museum Macan

“Fitur investasi emas merupakan bagian dari roadmap kami menjadikan Movin sebagai one-stop financial application. Kami ingin menghadirkan layanan keuangan yang semakin lengkap, aman, dan mudah diakses seluruh nasabah,” jelas Panji.

Dalam jangka panjang, Bank Mandiri Taspen menargetkan menjadi bank kategori KBMI III pada tahun 2028. Target tersebut merupakan bagian dari transformasi menyeluruh perusahaan melalui penguatan permodalan, peningkatan skala bisnis, percepatan transformasi digital, serta pengembangan Senior Citizen Financial Ecosystem sebagai diferensiasi utama perusahaan.

Menurut Panji, pencapaian KBMI III bukan sekadar peningkatan kategori bank, tetapi merupakan fondasi untuk memperluas kontribusi Bank Mandiri Taspen dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, mempercepat inovasi digital, memperluas layanan keuangan bagi masyarakat, serta memperkuat ekosistem Silver Economy di Indonesia.

“Kami percaya masa depan industri keuangan dibangun melalui kekuatan ekosistem dan kolaborasi. Dengan positioning yang kuat pada segmen senior, Bank Mandiri Taspen berkomitmen menjadi The Undisputed Leader dalam ekosistem keuangan senior di Indonesia sekaligus menghadirkan dampak yang semakin besar bagi masyarakat,” tutup Panji.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Share :

Baca Juga

Bisnis

Musim Kemarau, KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan di Sekitar Jalur Rel

Bisnis

Lagi, Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel untuk Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Medan

Bisnis

BRI KKB Expo 2026 Resmi Digelar di Yogyakarta, Tawarkan Beragam Promo Kendaraan dan Pembiayaan

Bisnis

SUCOFINDO Lampaui Target, RUPS Sahkan Kinerja Keuangan Tahun Buku 2025

Bisnis

Tren Aset Kripto Juli 2026: Empat Perkembangan yang Perlu Dipahami

Bisnis

Dorong Akses Pembiayaan Kendaraan Inklusif, BRI Finance Hadir di BRI KKB Expo 2026 Bali dan Nusa Tenggara

Bisnis

New Car Technology May Take The Wheel out of Human Hands

Bisnis

Penjabat Gubernur Aceh Lepas Ekspor Tuna Perdana ke Arab Saudi