Home / Bisnis

Senin, 27 Juli 2026 - 09:15 WIB

Bangun Ratusan Proyek Berkelas, Waringin Megah Raih ISO 9001:2015

Selama lebih dari 39 tahun berkarya di industri konstruksi Indonesia, Waringin Megah General Contractor telah merampungkan ratusan proyek berkualitas dan meraih berbagai penghargaan ISO sebagai bukti komitmen dan kualitas.

Selama lebih dari 39 tahun berkarya di industri konstruksi Indonesia, Waringin Megah General Contractor telah merampungkan lebih dari 30 hotel, apartemen, dan resort, 70 pabrik dan warehouse, lebih dari 20 ruko, 8 institusi pendidikan termasuk sekolah bertaraf internasional, lebih dari 5 pusat perbelanjaan, lebih dari 3 tempat ibadah, serta berbagai proyek hunian yang menjadi bagian dari perkembangan kawasan di berbagai kota. Mereka terus membuktikan komitmennya menghadirkan proyek-proyek berkualitas tinggi melalui perpaduan antara standar keselamatan kerja, kualitas konstruksi, dan ketepatan pelaksanaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui filosofi Built to Perfection, yang menjadi landasan dalam setiap proyek yang dikerjakan.

Rekam jejak tersebut semakin diperkuat dengan keberhasilan Waringin Megah General Contractor memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015, standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa perusahaan menerapkan sistem manajemen mutu yang terstandarisasi untuk memastikan setiap proyek dikelola secara konsisten sehingga mampu menghasilkan bangunan berkualitas dan memberi kepuasan pada pelanggan.

Direktur Waringin Megah General Contractor, Hermash Budi, menjelaskan bahwa keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam menghasilkan bangunan berkualitas.

“Keberhasilan proyek konstruksi tidak hanya diukur dari bangunan yang selesai tepat waktu, tetapi juga dari bagaimana proyek tersebut dijalankan dengan aman, terencana, dan terkendali. Keselamatan kerja bukan sekadar memenuhi regulasi, melainkan investasi yang menentukan kualitas hasil akhir proyek,” ujar Hermash.

Baca Juga :  Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%

Pengalaman Hermash yang telah mengabdikan lebih dari dua dekade di Waringin Megah General Contractor, mulai dari Project Manager hingga Direktur, membentuk keyakinan bahwa kualitas konstruksi dan keselamatan kerja adalah dua aspek yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, proyek yang aman akan menghasilkan pekerjaan yang lebih presisi, efisien, dan minim risiko.

Komitmen tersebut diterapkan bahkan sebelum pekerjaan dimulai. Setiap proyek diawali dengan penyusunan metode kerja, identifikasi potensi bahaya, analisis risiko, hingga penyusunan jadwal pelaksanaan yang mempertimbangkan kondisi lapangan. Pendekatan preventif ini memungkinkan pekerjaan berlangsung lebih terencana, menjaga kualitas konstruksi sekaligus meminimalkan risiko selama proses pembangunan.

Dalam implementasinya, seluruh aktivitas proyek mengacu pada regulasi K3 nasional serta standar internasional yang menjadi dasar penerapan ISO 45001:2018.

Kepala K3 Waringin Megah General Contractor, Joko Mariyanto, menjelaskan bahwa budaya keselamatan dibangun melalui konsistensi setiap hari.

“Safety Talk dilaksanakan setiap pagi dan Toolbox Meeting dilakukan setiap hari untuk membahas aktivitas pekerjaan, potensi bahaya, serta langkah mitigasi yang diperlukan karena kondisi proyek dapat berubah setiap saat. Safety bukan hanya tanggung jawab tim K3, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh insan Waringin,” jelas Joko.

Baca Juga :  Midweek Reversal: Membaca Potensi Pembalikan Arah Tren di Pertengahan Pekan

Penerapan budaya keselamatan yang konsisten juga berdampak pada tingginya kepercayaan klien. Salah satu bentuk kepercayaan tersebut datang dari Avian Group, yang telah mempercayakan Waringin Megah General Contractor untuk mengerjakan lebih dari 12 proyek pembangunan pabrik, gudang, hingga Gedung Kantor Avian Surabaya di berbagai wilayah Indonesia. Kerja sama tersebut terus berlanjut melalui pembangunan sejumlah fasilitas produksi Avian Group di Pulau Jawa dan Sumatera.

Hermash menambahkan bahwa budaya keselamatan yang kuat memberikan manfaat tidak hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi kualitas proyek secara keseluruhan.

“Budaya keselamatan membantu menjaga kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta efisiensi pelaksanaan proyek. Risiko kecelakaan maupun pekerjaan ulang (rework) dapat diminimalkan sehingga proyek berjalan lebih terkendali. Bagi klien, penerapan safety yang konsisten memberikan keyakinan bahwa proyek dikelola secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai standar,” tutup Hermash.

Melalui pengalaman lebih dari tiga dekade, ratusan proyek yang telah berhasil diselesaikan, serta pengakuan internasional melalui ISO 9001:2015, Waringin Megah General Contractor terus memperkuat posisinya sebagai mitra konstruksi terpercaya yang menghadirkan setiap bangunan dengan standar keselamatan dan kualitas terbaik. Karena bagi Waringin Megah, Built to Perfection bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang diwujudkan dalam setiap proyek yang dibangun.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Share :

Baca Juga

Bisnis

Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal

Bisnis

Oxygen.id Sapa Cirebon Lewat Talkxygen, Bahas Solusi Digital untuk Bisnis

Bisnis

Trading Token Saham AS Makin Menarik, Bittime Siapkan Reward hingga Rp10 Juta

Bisnis

CUC dan RSCM Memperkuat Kemitraan Strategis di Bidang Oftalmologi: Mempercepat Penanganan Kelainan Refraksi yang Mengakibatkan Kerugian Produktivitas Global Senilai US$411 Miliar per Tahun

Bisnis

Lintasarta Dorong Digital Sovereignty bagi BPD di Seluruh Indonesia untuk Memperkuat Ekonomi Nasional

Bisnis

CEO FLOQ: Bitcoin Naik 6%, Tapi Pasar Kripto Masih Belum Keluar dari Zona Waspada

Bisnis

Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

Bisnis

Lions Blood Heroes Central Park 2 Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Berbasis Slot Waktu MyLBH, Distrik 307 A1 Targetkan 10.000 Kantong Darah