Home / Daerah

Senin, 8 Juli 2024 - 22:49 WIB

Manfaatkan Lahan Kosong, Pj Bupati Muhammad Iswanto Budidaya Cabe Intensif di Pekarangan Meuligoe

BIMnews.id – KOTA JANTHO | Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP memanfaatkan lahan kosong di Pekarangan Meuligoe, untuk budidaya 2.500 batang cabe yang digarap secara intensif.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Jakfar SP MSi kepada Media Center Aceh Besar, Sabtu (06/07/2024). “Benar, Pak Pj memanfaatkan lahan kosong di Meuligoe Bupati Aceh Besar di Kota Jantho, menanam 2.500 batang cabe dengan budidaya intensif,” katanya.

Penanaman cabe tersebut dilakukan secara demplot atau Demontration Plot, yaitu suatu metode membuat lahan percontohan, agar nanti petani atau pihak manapun bisa melihat dan membuktikan potensi produksi dari objek yang didemontrasikan. Dan nantinya bisa dipraktikkan di lahan budidaya masing masing.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Telah Distribusikan Ribuan Gas 3 Kg Ke Warga

Muhammad Iswanto dalam kesempatan itu mengatakan, pemanfaatan pekarangan bisa dilakukan semua masyarakat, sebagai upaya meningkatkan pendapatan dan kemandirian pangan serta ekonomi. “Bagaimanapun, lahan pekarangan adalah potensi ekonomi yang selama ini sering terlupakan. Untuk itu kita mencoba memberi contoh kepada masyarakat Aceh Besar dan mengajak untuk memanfaatkan lahan pekarangan,” tutur Iswanto.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Aceh Besar, Agus Rizal SP mengatakan, dengan adanya demplot cabai ini, dapat menumbuhkan cluster-cluster baru dalam membudidayakan tanaman cabai, dengan harapan produksi tanaman cabai akan meningkat dan mampu memenuhi permintaan pasar. “Budidaya cabe dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan cabai dari luar Aceh Besar. Dampak lainnya juga bisa menekan harga cabai yang terhitung sangat fluktuatif. Seperti diketahui cabai seringkali mengalami kenaikan harga sehingga memicu tingkat inflasi,” katanya.

Baca Juga :  Kenang 21 Tahun Tsunami, Bupati dan Forkopimda Aceh Besar serta Ribuan Masyarakat Larut Dalam Doa dan Zikir Bersama di Masjid Rahmatullah Lampuuk

Ia juga mengatakan tanaman cabai lebih mudah jika dibandingkan dengan tanaman sayur-sayuran, tanaman cabai ini hanya saja sering terkendala dengan serangan hama dan jamur apalagi di saat musim hujan. “Penanaman cabai ini kurang lebih tiga bulan setengah dari mulai pengolahan tanah, pembibitan dan panen, dan untuk hasil cabai yang bagus memang lebih baik ditanam di musim panas karena perawatannya akan lebih mudah tidak seperti di musim hujan yang sering terkendala dengan hama dan dibutuhkan perawatan yang lebih intens,” imbuhnya.(**)

BIMnews.id – Tazam

Share :

Baca Juga

Daerah

Peran Penting Jaksa Dalam Upaya Pencegahan Penyimpangan Dana Desa di Aceh

Daerah

Ini Kegiatan Kunker Danrem 012/TU ke Kodim 0118/Subulussalam

Daerah

VES ATR KOETARAJA MELAKSANAKAN HALAL BI HALAL DAN SILATURAHMI

Daerah

Kegiatan Kelanjutan Proses Perehapan Masjid Baiturrahim Hari Keempat.

Daerah

Operasi Patuh Seulawah 2024, Kakorlantas Polri Dan Karo Ops Polda Aceh Cek Kesiapan Pembangunan Stadion Harapan Bangsa Dan Bagi Sembako

Daerah

Polda Aceh Turunkan 700 Personel dalam Operasi Patuh Seulawah 2024

Daerah

Karo Rena Dan PJU Polda Aceh Supervisi Menggunakan Helikopter Monitoring Tahapan Pilkada Aceh

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Pimpin Apel Gelar Pasukan di Lanud SIM dalam rangka Pengamanan Kunjungan Presiden RI ke Prov. Aceh.