Home / Daerah

Jumat, 11 Oktober 2024 - 14:57 WIB

Kejati Aceh Laksanakan Program “Jaksa Masuk Dayah” di Pidie dan Pidie Jaya

BIMnews.id | Banda Aceh

Setelah melakukan kick-off “Jaksa Masuk Dayah” di Dayah MUQ Pagar Air Aceh, Selasa lalu

 

Kali ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh bersama Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan Bank Aceh Syariah (BAS) hadir Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya untuk memberikan edukasi hukum kepada santri, Kamis 10 Oktober 2024

 

Acara ini berlangsung di dua lokasi yaitu Dayah Tgk Chik di Reung-Reung, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, dan Dayah Fathul Ainiah Al Aziziah, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya.

 

Turut hadir pada kesempatan itu Kasipenkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H, Pimpinan Dayah Fathul Ainiah Al Aziziah, Tgk H. Munir A. Djalil, pimpinan Bank Aceh Syariah (BAS) Meureudu, M Reza Syahrizal, unsur Dinas Pendidikan Dayah Aceh, unsur Kejari Pidie Jaya dan unsur Dinas Pendidikan Dayah Pidie Jaya.

 

Kasipenkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H., memberikan penyuluhan terkait bahaya perilaku perundungan (*bullying*), menegaskan bahwa tindakan perundungan di lingkungan pendidikan harus dicegah untuk melindungi santri dari dampak fisik dan psikologis.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Gelar Rapat Evaluasi Kinerja BKK SMK

 

 

Pada kesempatan itu Ali Rasab Lubis juga menjelaskan peran penting jaksa dalam penegakan hukum, terutama dalam konteks hukum syariat Islam yang berlaku di Aceh.

 

“Aceh sebagai daerah yang memiliki undang-undang Khusus yang memuat peraturan tentang Syariat Islam oleh Kerena itu kita mendorong para santri mengambil peran dalam penegakan Syariat Islam ini”, jelas Ali Rasab

 

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dr. Munwar A. Jalil, S.,Ag, MA melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Musmulyadi, S.Pdi, MM mengatakan, program ini bertujuan untuk memberikan edukasi hukum serta inklusi keuangan Syariah kepada santri-santri dayah, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

 

 

Musmulyadi menambahkan, edukasi hukum kepada santri dayah sangat krusial untuk mencegah kekerasan, baik fisik maupun verbal, yang bisa terjadi di lembaga pendidikan. Oleh sebab itu, santri diharapkan dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk menjaga moral masyarakat

Baca Juga :  Bupati Syech Muharram Teken MOU dengan Investor OGGEC Malaysia

 

Sementara, pihak Bank Aceh Syariah (BAS) turut memberikan materi tentang inklusi keuangan Syariah. Dalam pemaparannya, Bank Aceh Syariah (BAS) memperkenalkan konsep keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam kepada santri. Hal ini diharapkan dapat mendorong para santri untuk lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan syariah di era modern.

 

Selain itu, Bank Aceh Syariah juga menyampaikan materi tentang inklusi keuangan syariah, mendorong santri untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan berbasis syariah di era modern.

 

 

Program “Jaksa Masuk Dayah” akan berlanjut di berbagai dayah di Aceh, sebagai upaya meningkatkan pemahaman hukum dan inklusi keuangan syariah di kalangan santri. (***)

 

BIMnews.id – SULE

Share :

Baca Juga

Daerah

RAPI Banda Aceh Akan BO Spesial HUT RAPI ke-44 Tahun 2024

Daerah

Kasdam IM Terima Paparan RGB Uji Siap Tempur Tingkat Peleton Yonkav 11/MSC dan Yonzipur 16/DA TA.2024

Daerah

TIM RUGBY ACEH RAIH PERAK KEJURNAS RUGBY 7’S

Daerah

Kabid PD Pontren Kemenag Aceh Buka Darul ‘Ulum Exhibition VI

Daerah

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Meresmikan Rumah Restorative Justice di Kabupaten Aceh Tenggara

Daerah

Setelah Keluarkan Status DPO, Keluarga Serahkan Tersangka Ke Polisi

Daerah

Kadisdik Aceh Dampingi Pj Gubernur Berikan Penghargaan Siswa Berprestasi

Daerah

Kapolda Aceh Terima Audiensi Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I