Home / Pendidikan

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:09 WIB

Aceh Besar Dorong Akreditasi Perpustakaan Hingga Tingkat Gampong

BIMnews.id | Kota Jantho

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggalakkan program akreditasi perpustakaan menyasar hingga tingkat gampong bertujuan meningkatkan standar layanan dan pengelolaan kepustakaan pada cakupan wilayahnya.

“Kami menargetkan sebanyak-banyaknya perpustakaan di Aceh Besar terakreditasi. Kemudian juga minimal setengah dari jumlah pustakawan yang ada sudah tersertifikasi,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar Fazlun SH MT di Kota Jantho, Rabu (26/03/2025).

Untuk itu, ia meminta kepada pengelola perpustakaan gampong dan sekolah yang merasa sudah layak untuk diakreditasi agar dapat mengajukan usulan untuk diakreditasi melalui aplikasi SIPAPI. “Jika merasa sudah siap dan layak untuk diakreditasi dapat mengajukan usulan untuk diakreditasi melalui aplikasi SIPAPI yaitu akreditasi.perpusnas.go.id,” ujar Fazlun.

Baca Juga :  ACEH MENDAPAT PERINGKAT LIMA LULUS SNBP TAHUN 2023, PERSENTASE RASIO KELULUSAN NOMOR DUA NASIONAL

Sementara itu, Kabid Layanan Dispersip Aceh Besar Munzir menjelaskan akreditasi berdampak signifikan terhadap kualitas layanan perpustakaan. Perpustakaan yang terakreditasi tentu memiliki standar pelayanan yang jelas, baik dalam hal layanan langsung maupun pengelolaan koleksi buku. “Dengan adanya standar, masyarakat akan lebih nyaman dan tertarik mengunjungi perpustakaan,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Dispersip Aceh Besar berharap perpustakaan yang telah berhasil meraih prestasi, seperti SMAN 1 Ali Hasjmy yang telah meraih prestasi di tingkat nasional dapat menjadi rujukan perpustaksan sekolah lainnya.

Baca Juga :  TEKNICAL DELEGATE PON XXI ACEH-SUMUT CABOR RUGBY TINJAU VENUE

“Kami berharap perpustakaan sekolah berprestasi supaya berbagi wawasan dan kiat untuk meraih akreditasi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya seluruh komponen pendukung perpustakaan untuk memenuhi standar akreditasi, walaupun masih banyak tantangan dalam program ini. Salah satunya adalah ketimpangan jumlah perpustakaan di berbagai daerah.

“Ada kecamatan yang perpustakaannya sudah banyak, ada juga yang masih minim.Akreditasi ini akan berdampak positif pada pelayanan perpustakaan. Masyarakat akan lebih senang datang ke perpustakaan jika dikelola dengan baik dan menarik, untuk itu kami terus mendorong para pustakawan untuk mengikuti sertifikasi,” tutupnya. (***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kadisdik Aceh Tutup Program Kerjasama Singapura tentang ToT Perencanaan Kurikulum dan Pedagogi Bahasa Inggris

Pendidikan

Kadisdik Aceh Inspirasi Siswa SMA Modal Bangsa Terapkan Growth Mindset Sejak Awal

Pendidikan

Disdik Aceh Himbau Sekolah Tak Wajibkan Wisuda, Utamakan Pemulihan Ekonomi Orang Tua

Pendidikan

Kadisdik Aceh Buka Workshop Guru PJOK NPET: Sekolah Harus Jadi Ruang Edukasi Gaya Hidup Sehat

Pendidikan

Pemerintah Aceh Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan dengan Singapura untuk Masa Depan Anak Aceh

Pendidikan

O2SN Diksus Aceh 2025 Resmi Dibuka, Disdik Dorong Siswa Tangguh dan Berkarakter

Pendidikan

Delapan Alumni MA Darul Ulum Banda Aceh Lanjut Study ke Mesir

Pendidikan

Disdik Aceh Batasi Penggunaan Gawai di SMA, SMK, dan SLB Demi Sekolah Lebih Disiplin dan Fokus