Home / Pendidikan

Rabu, 1 April 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Besar Ajak Kepala Sekolah Bangun Pendidikan Berkarakter dan Berkualitas

BIMnews.id | Kota Jantho

Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai silaturrahmi antara Bupati Aceh Besar dengan para kepala sekolah SD dan SMP, baik negeri maupun swasta se-Aceh Besar. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMPN 3 Ingin Jaya, Rabu (1/4/2026).

Acara ini turut dihadiri oleh Kadisdik Dayah Aceh Besar Abu Bakar, S.Ag., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Fakhrurrazi, S.E., dewan pengawas, para kepala bidang, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta ratusan kepala sekolah dari berbagai kecamatan.

Dalam arahannya, Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah daerah dan para kepala sekolah sebagai ujung tombak pendidikan.

Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut bukan berkaitan dengan polemik Tunjangan Profesi Guru (TPG), melainkan murni untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan visi dalam pembangunan pendidikan.

“Saya ingin duduk bersama kepala sekolah dalam suasana silaturrahmi, bukan formalitas. Kita harus bersinergi untuk membangun pendidikan Aceh Besar yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter peserta didik yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai keislaman. Ia bahkan mengajak seluruh sekolah untuk membudayakan selawat sebagai bagian dari pembinaan spiritual siswa.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap capaian pendidikan Aceh Besar yang dinilai masih tertinggal dibandingkan daerah lain. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama pemerintahannya.

Baca Juga :  Bupati Syech Muharram : Kehadiran Sekolah Rakyat Jadi Modal Peningkatan SDM Keluarga Miskin

“Tanpa pendidikan yang kuat, kita tidak akan mampu membangun daerah. Pendidikan adalah sektor paling strategis karena melahirkan pemimpin masa depan,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan mengembangkan program pengayaan bagi siswa berprestasi melalui pembagian empat regional, yakni Timur, Tengah, Barat, dan Selatan. Siswa terpilih nantinya akan mendapatkan tambahan pembelajaran, khususnya Bahasa Inggris dan Matematika, hingga sore hari.

Program tersebut juga akan disertai pemberian insentif tambahan bagi guru yang terlibat dalam kegiatan belajar mengajar di luar jam sekolah.

“Anak-anak kita harus mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Kita siapkan mereka dari sekarang,” tambahnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam penempatan jabatan, termasuk kepala sekolah. Ia meminta agar proses rekrutmen calon kepala sekolah dilakukan secara aktif melalui penunjukan dan pembinaan, bukan sekadar menunggu pendaftar.

Di sisi lain, ia turut memaparkan keberhasilan program sekolah rakyat yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri serta kualitas belajar siswa secara signifikan.

Baca Juga :  Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejati Aceh, Edukasi Hukum di SMA Negeri 1 Darul Imarah Aceh Besar

 

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh kepala sekolah untuk bersama-sama membangun pendidikan Aceh Besar dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

“Setiap ilmu yang kita ajarkan akan menjadi amal jariyah. Jangan pernah lelah mendidik, karena masa depan Aceh Besar ada di tangan anak-anak kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Rahmawati, SPd., MSi dalam laporannya menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan arah pembangunan pendidikan ke depan, khususnya dalam empat tahun mendatang.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar tengah mendorong sejumlah program prioritas, salah satunya implementasi penuh program Digital Class Unggulan pada tahun 2026. Program tersebut sebelumnya telah diuji coba pada 23 SD dan 23 SMP pada tahun 2025.

“Untuk tahun ajaran baru 2026, program Digital Class Unggulan akan diterapkan di seluruh SD dan SMP di Aceh Besar. Ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi,” jelas Rahmawati.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembentukan sekolah unggul berbasis regional. Empat kawasan akan menjadi fokus pengembangan, yang masing-masing akan melahirkan satu SD dan satu SMP unggulan sebagai pusat peningkatan mutu pendidikan di Aceh Besar.(***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Tembus Universitas Dunia, Kadisdik; Siswa Aceh Siap Bersaing di Tingkat Global

Pendidikan

Kadisdik Aceh Ajak Siswa SDIT Nurul Ishlah Disiplin dan Patuh demi Masa Depan Gemilang

Pendidikan

Bupati Aceh Besar Hadiri Rapat Bersama TPID dan TP2DD Aceh

Pendidikan

Disdik Aceh Batasi Penggunaan Gawai di SMA, SMK, dan SLB Demi Sekolah Lebih Disiplin dan Fokus

Pendidikan

Sinergi Tingkatkan Akses Pendidikan di Aceh

News

Buya Yahya Beri Tausiah Di Dayah Darul ‘Ulum Banda Aceh

Pendidikan

Kadisdik Aceh Dorong ASN Disdik Miliki Growth Mindset dan Tingkatkan Kompetensi Siswa

Pendidikan

Tak Layak Lagi Digunakan, SMAS dan SMPS Bustanul Ulum Minta Pembangunan Relokasi Pasca Banjir