Home / Daerah

Jumat, 10 Januari 2025 - 08:49 WIB

Kepala DPMG Aceh Besar, Buku “Kampung Bebas Narkoba” Bagus Untuk Bacaan Masyarakat Gampong.

BIMnews.id | Aceh Besar.

Kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat semakin mengkhawatirkan. Narkoba tidak hanya meracuni warga perkotaan, namun pengaruh narkoba juga sudah menyasar masyarakat di perkampungan, khususnya dikalangan generasi muda.

Pengakuan tersebut, disampaikan oleh Carbaini, S.Ag Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh Besar kepada media ini, saat menerima langsung penyerahan Buku “Kampung Bebas Narkoba” dari Penulisnya Ferdian Chandra, S.Sos., M.H. di kawasan Lambaro Aceh Besar, Rabu, 08/01/2025.

Menurut Carbaini Buku berjudul “Kampung Bebas Narkoba Dari Masyarakat, Oleh Masyarakat dan Untuk Masyarakat”, hasil karya Ferdian Chandra, S.Sos., M.H. sangat cocok menjadi bahan bacaan bagi masyarakat dan kaum pemuda-pemudi.

“Buku ini dapat menjadi salah satu sarana sosialisasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba bagi masyarakat dalam menjaga Gampongnya”, ujar Ketua KB-PII Aceh Besar ini.

Baca Juga :  Danrem 012/TU Pimpin Acara Korp Raport Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2024

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, buku dengan judul “Kampung Bebas Narkoba karya Ferdian Chandra, S.Sos., M.H, dengan editor : Dr. M. Iqbal Asnawi, S.H. M.H. dan Radhali, S.H., M.H. diterbitkan oleh PT. Mafy Media Literasi Indonesia bekerjasama dengan Polresta Banda Aceh”, memilki nomor ISBN : 978-634-7035-4.

Sementara itu, menurut sang penulis Ferdian Chandra, mengatakan, “Penulisan buku ini terinspirasi dari pengalamannya membentuk 21 (dua puluh satu) Kampung Bebas Narkoba selama menjabat Kasat Resnarkoba Polresta Banda Aceh, dimana adanya kebijakan dan inisiasi dari Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Fahmi Irwan Ramli, S.H, SIK, M.Si, untuk membentuk 1 (satu) Kampung Bebas Narkoba di setiap Kecamatan yang masuk ke Wilayah Hukum Polresta Banda Aceh, karena keprihatinan Kapolresta terhadap maraknya penyalahgunaan narkoba yang menyasar ke segala umur, uniknya lagi, biasanya di daerah lain peredaran narkoba di Kota-kota namun beda di Aceh malah peredarannya marak di kampung-kampung. Bahkan Negara kita Indonesia ini dinyatakan darurat Narkoba sejak tahun 2014 dan hingga sekarang ini masih menyatakan perang terhadap Narkoba”, sebut anggota Polri yang saat ini bertugas sebagai Kanit 2 Subdit III Ditreskrimsus Polda Aceh.

Baca Juga :  Aiptu Supriyanto dapat Hadiah Sekolah Perwira Usai Kembalikan Uang Milik Pemudik Rp100 Juta

“Saya berharap buku ini dapat menjadi referensi dan panduan yang bermanfaat bagi seluruh pembaca, kepolisian dan masyarakat luas tentang bagaimana cara pembinaan terhadap suatu desa/kelurahan sehingga memiliki kemampuan daya tangkal dan daya cegah dengan potensi sumber daya yang ada di desa/kampung, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda, serta perangkat desa lainnya yang peduli terhadap ancaman narkoba”, tambah Ferdian Chandra, menutup pembicaraan. (***)
Laporan : Yusri, VE, ST
BIMnews.id – YSR

Share :

Baca Juga

Daerah

Bagi Pengguna Jalan Tol Siapkan Saldo yang Cukup

Daerah

Kasdam IM Wakili Pangdam IM Sambut Kepulangan Satgas Yonif 115/ML.

Daerah

H. Muharram Idris Bupati Aceh Besar Terpilih mengucapkan “Selamat Hari Pers Nasional dan HUT PWI Ke 79”.

Daerah

Kapolresta Berikan Reward Untuk Personel dan Pihak Pendukung Lainnya

Daerah

DITRESKRIMSUS POLDA ACEH BAGIKAN 250 PAKET TAKJIL UNTUK PENGENDARA

Daerah

Jelang Pembukaan Popda XVII Aceh, Pj Bupati Aceh Besar Tinjau Pemondokan Atlet

Daerah

Kapolres Aceh Tamiang Jamin Kondusifitas Keamanan Jelang Hari Pemilihan

Daerah

Polda Aceh Buka Pendaftaran Bakomsus Polri, Mulai 11 sd 17 November 2024