Home / Daerah

Selasa, 22 Juli 2025 - 22:55 WIB

Kopdes Merah Putih, Simbol Harapan Baru bagi Kemandirian Ekonomi Desa

BIMnews.id – Kopdes Merah Putih, Simbol Harapan Baru bagi Kemandirian Ekonomi Desa

 

_Oleh: Junaidi Yusuf_

Pelaku Program PPK-PNPM-MP & BRA

 

Peluncuran program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari kalangan pelaku koperasi di tingkat desa. Salah satunya datang dari Junaidi Yusuf, SE, Wakil Ketua Bidang Usaha Koperasi Merah Putih Desa Lamteh, yang ditemui oleh redaksi Gajahputihnews.com pada Selasa pagi (22/07/2025).

 

Dalam perbincangan santai tersebut, Junaidi menyampaikan apresiasinya atas langkah pemerintah yang dinilainya serius dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui jalur koperasi. Menurutnya, Kopdes Merah Putih merupakan sebuah terobosan yang strategis karena tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga menyasar pada ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan desa sebagai objek pembangunan.

 

“Kopdes Merah Putih adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberdayakan desa. Ini bukan sekadar proyek ekonomi, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan dari pinggiran yang berkeadilan,” ujarnya.

 

Junaidi juga menyoroti bahwa koperasi merupakan bentuk usaha yang paling sesuai dengan karakter sosial masyarakat desa. Namun selama ini, koperasi kerap hanya hadir sebagai entitas administratif tanpa fungsi produktif yang maksimal. Oleh karena itu, menurutnya, keberhasilan program ini sangat tergantung pada kesiapan sistem manajerial, infrastruktur pendukung, serta keberlanjutan pendampingan yang terstruktur.

Baca Juga :  Kakorlantas Survei Pamwal Rolakir PON XXI Aceh-Sumut 2024

 

“Transformasi tidak bisa hanya mengandalkan dana atau instruksi pusat. Kita butuh tata kelola yang baik, akses pasar yang adil, penguatan kelembagaan koperasi, dan tentunya keterlibatan aktif BUMN sebagai mitra yang tidak sekadar simbolik,” tegas Junaidi.

 

Ia juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap kelompok masyarakat kecil petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga masyarakat adat yang selama ini menjadi pihak paling rentan dalam rantai distribusi ekonomi. Menurutnya, pemangkasan rantai distribusi dan pengendalian harga menjadi langkah krusial untuk mewujudkan keadilan ekonomi di tingkat akar rumput.

 

Lebih lanjut, Junaidi menyebut bahwa secara ideologis, Kopdes Merah Putih selaras dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Program ini, menurutnya, mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendorong redistribusi kekuatan ekonomi agar tidak terpusat di kota-kota besar.

Baca Juga :  Mempererat Tali Silaturahmi, Pangdam IM Kunjungan Ke Forkopimda Kab. Bireuen

 

Sebagai alumni program PPK-PNPM-MP dan aktivis organisasi masyarakat, Junaidi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa. Ia menilai bahwa penguatan literasi keuangan, pelatihan manajemen usaha, dan pendidikan karakter kewirausahaan harus menjadi bagian integral dari program ini agar benar-benar berdampak jangka panjang.

 

“Desa tidak boleh lagi menjadi objek pembangunan, melainkan subjek utama yang menggerakkan perubahan. Untuk itu, generasi muda desa perlu terlibat aktif dalam mendukung dan mengawal program ini,” ungkapnya.

 

Menutup pernyataannya, Junaidi menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih bukan hanya kebijakan teknokratis, tetapi simbol harapan baru bagi masa depan desa yang lebih mandiri dan sejahtera di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

 

“Namun apabila substansi program ini hanya sebatas teori dan instruksi, tanpa penerjemahan yang tepat di lapangan, saya khawatir implementasinya hanya akan berjalan di tempat. Saya bukan pesimis, tapi realistis,” pungkasnya. (***)

 

BIMnews.id – TAZAM

Share :

Baca Juga

Daerah

Menuju Desa Tangguh Bencana, BPBA dan PUSAKA Adakan Pelatihan Mitigasi Bencana di Aceh Tenggara

Daerah

Komisi III DPR Sebut Polri Jadi Institusi Paling Responsif Tindaklanjuti Aduan Masyarakat

Daerah

Danrem 012/TU Lantik Mayor Inf Abdul Hadi sebagai Komandan Baru Yonif 115/ML

Daerah

Akses Jalan Nasional Nagan Raya menuju Takengon Pulih, Jembatan Bailey Jadi Solusi Darurat Pasca banjir di Provinsi Aceh

Daerah

Tiap Hari Ratusan Masyarakat Serbu MPP Aceh Besar untuk Berbagai Layanan
Kegiatan Malam ini di Al-Fattah Gampông Garot. 26 Januari 2025

Daerah

Perayaan ISRA’ dan MI’RAJ di Masjid Al Fattah Gampong Garot 

Daerah

Pangdam IM Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024 di Banda Aceh.

Daerah

PANGDAM IM TERJUNKAN ANGOTA BANTU KORBAN LONGSOR.