Home / News

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:47 WIB

TNI AD Manunggal Air, Kodam IM Bangun sumur Bor di Lokasi Huntara Tunyang Induk Bener Meriah

BIMnews.id | Bener Meriah

Kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap masyarakat terdampak bencana kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda, yang terdiri dari personel Yonzipur 16/Dhika Anoraga (DA) dan Kodim 0119/Bener Meriah, menghadirkan satu unit mesin bor air tipe portabel (Rig Bor Mobile) di lokasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Desa Tunyang Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, pada Rabu (04/02/2026).

Kehadiran mesin bor air portabel tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan air bersih bagi masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian pascabencana. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan dasar yang sangat vital bagi warga, baik untuk keperluan konsumsi, sanitasi, maupun aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata menjalankan tugas fisik, melainkan merupakan misi kemanusiaan yang bertujuan untuk memberikan sumber kehidupan yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Khidmat, Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-80 RI di Kota Jantho

“Ini bukan sekadar tugas fisik, melainkan misi kemanusiaan untuk menghadirkan sumber kehidupan yang layak bagi rakyat yang terdampak bencana,” tegas Letkol Inf Ahmad Fauzi.

Ia menjelaskan bahwa dengan hadirnya mesin bor air portabel milik TNI Angkatan Darat tersebut, pihaknya memastikan warga terdampak bencana yang berada di lokasi pengungsian memperoleh akses air bersih yang memadai. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama TNI dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan.

“Air adalah sumber kehidupan. Dengan hadirnya mesin bor portabel ini, kita pastikan warga yang terdampak bencana, khususnya yang berada di pengungsian, mendapatkan akses air bersih yang cukup. Kesejahteraan rakyat adalah prioritas TNI,” ujarnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf Ahmad Fauzi berharap kehadiran fasilitas pengeboran air tersebut dapat menjadi solusi efektif untuk mempercepat proses pengeboran sumur di area Huntara, sehingga dalam waktu dekat warga dapat menikmati air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Lantik 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Perkuat Kepemimpinan Pendidikan Daerah

“Dengan adanya rig bor mobile ini, kami berharap pengeboran sumur dapat segera selesai dan warga di lokasi pengungsian bisa menggunakan air bersih secara layak dan berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana sekaligus mendukung kelancaran aktivitas di lokasi pengungsian dan pembangunan hunian sementara. Kehadiran TNI di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bentuk nyata komitmen dan pengabdian dalam membantu pemulihan kondisi sosial dan kemanusiaan pascabencana.

“Kehadiran Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat terdampak bencana, mulai dari tanggap darurat hingga tahap pemulihan,” pungkas Letkol Inf Ahmad Fauzi. (***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

News

Forsiar Gelar Halal Bihalal, Peusijuek dan Pengukuhan Pengurus 2025-2030

News

Polda Sulut Tahan 7 Tersangka Bentrok di Bitung

News

Bupati Aceh Besar Terima Lontar Awards 2025 dari SPS Pusat

News

Akademisi ini Ungkap Keteladan Profetik Irjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo

Daerah

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Meresmikan Beberapa Fasilitas Pendukung Pada Kejaksaan Negeri Gayo Lues

News

Jaksa Agung Raih Penghargaan Detik com Awards 2023 Sebagai Tokoh Restorative Justice

News

Kecelakaan di Bener Meriah Mengakibatkan 5 Orang Meninggal Dunia

Ekonomi

Pangdam IM menghadiri cara Pelaksanaan Gerakan Tanam di Aceh Besar.