Home / Pemerintah

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:17 WIB

Pastikan Stok Pupuk Pasca Banjir, Bupati Aceh Besar Tinjau Gudang PIM di Blang Bintang

BIMnews.id | Kota Jantho

Untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh yang menyebabkan sempat terjadinya kelangkaan pupuk, Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram) meninjau Gudang Pupuk Indonesia (PIM) yang berlokasi di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (6/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aceh Besar didampingi Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Jakfar SP MSi, Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar Drs Sulaimi MSi, serta perwakilan Kadin Aceh Besar.

Bupati Syech Muharram mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan stok pupuk bersubsidi tetap tersedia dan pendistribusian berjalan normal setelah sempat terganggu akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

“Untuk Aceh terdapat jalur subsidi dengan lima distributor. Memang pada awal pasca banjir sempat terjadi kelangkaan pupuk akibat terputusnya akses jalan, hampir sama seperti yang terjadi pada distribusi gas elpiji 3 kilogram. Namun Pupuk Indonesia telah mengambil langkah-langkah strategis,” ujarnya.

Syech Muharram menjelaskan, salah satu langkah yang diambil adalah mendatangkan pupuk melalui jalur laut. Saat ini stok pupuk di gudang masih tersedia dan sedang dalam proses pendistribusian ke kios-kios resmi di kecamatan melalui distributor.
“Alhamdulillah stok masih ada, hanya saja saat ini sedang dalam proses distribusi ke kios-kios. Kami meminta masyarakat, khususnya petani di Aceh Besar, untuk bersabar karena pupuk akan terus berdatangan ke kios-kios di masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat, Polri Bangun 13 RS Bhayangkara selama 2014—2024

Syech Muharram juga mengungkapkan bahwa pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) sebelumnya turut terdampak banjir sehingga sempat menghentikan aktivitas produksi.

“Pabrik PIM sempat terendam banjir dan baru kembali beroperasi dalam beberapa hari terakhir. Produksi kini sudah mulai normal kembali, ditambah akses jalan lintasan Kota Blang Bintang juga sudah dapat dilalui. Armada pengangkut pupuk sudah kembali beroperasi untuk memasok kebutuhan Aceh Besar,” katanya.

Bupati Aceh Besar berharap ketersediaan pupuk yang kembali normal dapat mendukung musim tanam dan menjaga hasil panen petani agar tetap optimal. “Kita berharap hasil panen masyarakat tahun ini tetap baik dan Aceh Besar dapat terus menjadi daerah surplus pangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Account Executive Penjualan Wilayah Aceh Pupuk Indonesia, Muhammad Ihsan, mengungkapkan bahwa stok pupuk saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan petani selama satu minggu ke depan, sembari terus dilakukan penambahan pasokan. Menurutnya, Gudang Pupuk Indonesia di Blang Bintang tersebut melayani distribusi pupuk untuk beberapa daerah, dengan fokus utama pada Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya.

Baca Juga :  Paripurna HUT ke-41 Kota Jantho, Bupati Syech Muharram Ajak Semua Bersinergi Bangun Aceh Besar

“Gudang ini memfasilitasi dua kabupaten terbesar, yakni Aceh Besar dan Aceh Jaya. Saat ini stok yang tersedia sekitar 1.000 hingga 1.300 ton, terdiri dari 300 ton pupuk urea dan sisanya pupuk NPK,” kata Ihsan.

Ia menjelaskan, pasca banjir, distribusi pupuk sempat terkendala akibat putusnya jembatan di kawasan Kuta Blang. Kondisi tersebut membuat Pupuk Indonesia untuk pertama kalinya menggunakan jalur laut sebagai alternatif distribusi.

“Distribusi dilakukan melalui Pelabuhan Krueng Geukueh-Aceh Utara menuju Pelabuhan Malahayati Krueng Raya-Aceh Besar. Saat ini jembatan Kuta Blang sudah dapat dilalui kembali, namun dengan kapasitas terbatas sekitar 30 ton, sehingga distribusi dilakukan secara bertahap agar kebutuhan petani tetap terpenuhi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ihsan menyebutkan, Aceh Besar saat ini telah memasuki masa tanam, sehingga ketersediaan pupuk menjadi faktor yang sangat krusial. “Kami berharap distribusi yang kembali berjalan normal dapat mencegah terjadinya gagal panen dan petani bisa memaksimalkan musim tanam tahun ini,” pungkasnya.(***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

Pemerintah

POTRET PELAKSANAAN DINUL ISLAM DI SMAN 2 BOARDING PATRA NUSA MANYAK PAYED ACEH TAMIANG

Pemerintah

Wabup Aceh Besar Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila

Pemerintah

IPTU JUMADIL MENJADI PEMBINA UPACARA DI SDN GAROT

Pemerintah

Wabup Syukri A Jalil: Jitupasna Program Hasil Pertemuan Bupati dengan Kepala BNPB Pusat

Pemerintah

43 PERUSAHAAN DI ACEH MENDAPAT PENGHARGAAN NIHIL KECELAKAAN KERJA TAHUN 2022

Pemerintah

Syech Muharram Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi bersama Pemerintah Aceh dan KPK

Pemerintah

Bupati Syech Muharram Tindak Lanjuti Pembangunan Sekolah Rakyat ke Kemensos RI

Pemerintah

Wabup Aceh Besar Terima Kunker Kepala KPP Pratama Aceh Besar