BIMnews.id – Aceh Tamiang
Puluhan Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Yonif 115/Macan Leuser kembali menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan turun langsung membantu percepatan pemulihan fasilitas pendidikan pasca banjir di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Kali ini, sasaran kegiatan difokuskan pada Yayasan Merah Putih Darul Salam Taman Kanak-Kanak (TK) Pelangi yang berlokasi di Jalan Rantau, Gang Bengkok, Kampung Bukit Tempurung, Kecamatan Kuala Simpang, Selasa (13/01/2026).
Dengan penuh semangat, disiplin, dan kebersamaan, para prajurit Macan Leuser bahu-membahu membersihkan lingkungan sekolah yang masih dipenuhi lumpur serta sisa material banjir. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, meliputi halaman sekolah, ruang-ruang belajar, area bermain anak, hingga saluran parit yang tersumbat akibat endapan lumpur dan sampah. Dalam pelaksanaannya, personel Satgas menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, sapu, dan ember, serta dibantu alat berat untuk mempercepat proses pembersihan dan pengangkutan material sisa banjir.
TK Pelangi merupakan salah satu fasilitas pendidikan anak usia dini yang terdampak cukup parah akibat banjir. Beberapa ruang belajar sempat terendam air bercampur lumpur tebal, sehingga tidak memungkinkan untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran para guru dan orang tua murid, mengingat pentingnya kelangsungan pendidikan bagi anak-anak usia dini.
Kehadiran prajurit TNI di tengah-tengah masyarakat membawa harapan baru, tidak hanya dalam memulihkan kondisi fisik bangunan sekolah, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi para pendidik dan warga sekitar agar aktivitas pendidikan dapat segera berjalan kembali secara normal dan aman.
Komandan Batalyon Infanteri 115/Macan Leuser, Letnan Kolonel Inf Adi Nofriadi Nata, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan pengabdian TNI kepada rakyat, khususnya dalam situasi darurat pasca bencana alam.
“Pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas kami, karena sekolah merupakan tempat penting bagi masa depan generasi muda. Kami ingin memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman setelah musibah banjir ini,” ujar Letkol Inf Adi Nofriadi Nata.
Beliau menambahkan, keterlibatan prajurit dalam kegiatan kemanusiaan ini merupakan implementasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, terutama bagi anak-anak usia dini yang membutuhkan lingkungan belajar yang bersih dan sehat.
“Kami berharap melalui kerja sama dan gotong royong ini, proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang guru TK Pelangi, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Satgas Yonif 115/Macan Leuser.
“Kami sangat bersyukur dan terharu atas kepedulian bapak-bapak TNI. Berkat bantuan ini, sekolah kami yang sebelumnya penuh lumpur kini mulai bersih dan siap digunakan kembali,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan pulihnya kondisi sekolah, kegiatan belajar mengajar dapat segera dimulai sehingga anak-anak tidak terlalu lama tertinggal dalam proses pendidikan. “Semoga kebaikan dan pengabdian bapak-bapak TNI mendapat balasan terbaik, serta menjadi contoh kepedulian bagi kita semua,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian upaya Yonif 115/Macan Leuser dalam membantu pemulihan sektor pendidikan di berbagai titik terdampak banjir di Aceh Tamiang. Semangat, keikhlasan, dan kerja keras para prajurit kembali menegaskan bahwa TNI senantiasa hadir bersama rakyat, memberikan solusi dan harapan di setiap kondisi.(***)
BIMnews.id – LINA











