Home / Pemerintah

Rabu, 29 Maret 2023 - 04:50 WIB

KEJAKSAAN TINGGI ACEH MENERIMA PENGHARGAAN DARI IHO DALAM HAL STUNTING

BIMnews.id-Banda Aceh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menerima penghargaan dari Indonesia Health Observer (IHO) dalam rangka kegiatan Adhyaksa Peduli Stunting di Kejati Aceh pada Selasa 28 Maret 2023.

Penyerahan penghargaan langsung dari IHO Wilayah Aceh diserahkan oleh Dewan Pengawas IHO Aceh Prof Samsul Rizal dan Ketua IHO Aceh DR. dr. M.Yani di gedung serba guna Kejati Aceh dan diterima langsung oleh Kepala Kejasaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar, SH. MH.

Bambang Bachtiar mengatakan, sebagaimana diketahui, saat ini dari tiga balita Indonesia mengalami stunting dan data dari Studi Status Gizi Indonesia Aceh menduduki peringkat ke-3 di Indonesia dengan total 33,2% angka stunting Nasional.

Tentu persoalan ini bukan persoalan Aceh di masa sekarang saja, melainkan akan menjadi masalah jangka panjang, tambahnya.

Hal ini dikarenakan, anak-anak adalah generasi penerus. Dan bagaimana bisa membangun Aceh jika modal dasarnya mengalami stunting, terganggu perkembangan kognitif, Intelegensia dan kesehatannya.

“Dimana, Aceh juga telah memiliki Pergub No 14 Tahun 2019 Tentang Penanggulangan Stunting Aceh,” ujar Kepala Kejati Aceh, Bambang Bachtiar.

Baca Juga :  Bupati Syech Muharram Tegaskan Renja 2026 Harus Bawa Perubahan Nyata untuk Rakyat

Sehingga, Kejati Aceh ingin ikut serta membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh dengan menyiapkan anak-anak untuk masa akan datang melalui Program ADHYAKSA peduli Stunting.

“Melalui program ini, dimulai dengan Pilot Project di Aceh Utara dan Aceh Timur. Dan Kejati Aceh juga mengajak dan melibatkan pihak-pihak yang juga memiliki Visi yang sama untuk membangun Aceh,” terangnya.

Adapun, pihak yang terkait ialah Bank Aceh, Bank Syariah Indonesia (BSI), PT.PLN, PTPN-1, dan PT.Pupuk Iskandar Muda. Dan organisasi Profesi Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia dan Perguruan Tinggi Khususnya Fakultas Kedokteran yang ada di Aceh.

Untuk pelaksanaan program ini dilaksanakan oleh Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Aceh berkolaborasi dengan IAD Daerah.

“Sehingga, melalui kontribusi para Donatur tadi, kemudian kita menentukan sasaran target kegiatan Intervensi Gizi kepada 2 sasaran, yaitu: Anak-anak yang tergolong stunting umur 0 sampai 24 Bulan; dan juga Ibu2 Hamil,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Terima Kunker Kepala KPP Pratama Aceh Besar

Selanjutnya, lanjut Bambang Bachtiar, dari total 100 Anak dengan Stunting dan 50 Ibu hamil yang akan kita pantau kehamilanya selama 6 bulan.

“Kejati Aceh, melalui Kejaksaan Negeri Aceh Utara dan Aceh Timur melakukan Pemantauan, Monitoring dan Evaluasi selama 6 bulan program ini berjalan,” ungkapnya.

Selain itu juga Kejati Aceh menyerahkan penghargaan kepada Direktur PT. Perkebunan Nusantara-I Ahmad Gusman Harahap, General Manager PLN Aceh Parulia Noviandri, Direktur Utama Bank Aceh Muhammad Syah, Regional CEO Bank Syariah Indonesia Wisnu Sunandar, Sekretaris Perusahaan PT. Pupuk Iskandar Muda Maimun Zakaria, dimana keterlibatan telah membatu Kejati Aceh secara bersama menyelesaikan permasalahan Stunting di kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur, pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakajati Aceh Rudi Irmawan, Dewan pengawas IHO Aceh, Prof Syamsul Rizal, Asisten dalam jajaran Kejati Aceh, Kepala Kejaksaan Negeri se-Aceh, Kacabjari Kota Bakti dan Bakongan.(**)

BIMnews.idTAZAM

Share :

Baca Juga

News

Kejaksaan Negeri Banda Aceh Telah Melaksanakan Eksekusi Cambuk Terhadap 6 (Enam) Orang Pelanggar Syariat Islam

Pemerintah

Peduli Bencana, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan dan Gelar OP Gas LPG 3 Kg

Pemerintah

Pemkab Aceh Besar dan Ombudsman Perkuat Komitmen Perbaikan Pelayanan Publik Gampong

News

Surat Telegram Rotasi Pati Polri, Komjen Agus Andrianto Jadi Wakapolri

News

Sambut Hari Bhayangkara, Polresta Gandeng Komunitas Gelar Safety Riding di Banda Aceh

News

Waspada, Iming-iming Gaji Tinggi Bekerja di Luar Negeri Jadi Salah Satu Modus TPPO

Pemerintah

Bupati Aceh Besar Hadiri Pelantikan Wali Kota Sabang

Pemerintah

PELATIHAN TATA BOGA DI GAMPONG BAK CIRIH, ACEH BESAR RESMI DI TUTUP