Home / Daerah

Kamis, 10 Oktober 2024 - 15:53 WIB

PRAJURIT KODAM IM EVAKUASI KORBAN TANAH LONGSOR DI ACEH TENGAH.

BIMnews.id – Takengon

Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), dengan sigap merespons bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah. Bencana ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur Desa Sepakat dan Desa Ramung Ara, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah. Insiden yang terjadi pada Rabu (09/10/24) tersebut menyebabkan empat korban jiwa, serta menimbulkan kerusakan parah pada sejumlah rumah yang tertimbun longsor dan terendam air bercampur lumpur.

 

Korban yang meninggal dunia dalam kejadian ini adalah Caysar Sofian (29 tahun), istrinya Putri Ananda (28 tahun), serta kedua anak mereka, Sofia Putri (11 tahun) dan Gibran (4 tahun). Selain itu, empat rumah mengalami kerusakan berat, termasuk milik almarhum Caysar Sofian, Sastra, Aziman, dan Sabri.

Baca Juga :  Disdik Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Melalui Posko Kebencanaan Pemerintah Aceh

 

Pangdam IM menyampaikan bahwa sejak Selasa malam, personel Kodim 0106/Aceh Tengah, bersama personel Polri dan masyarakat setempat, telah dikerahkan untuk membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam proses evakuasi warga yang tertimbun longsor. “Semua korban telah berhasil ditemukan, dan saat ini prajurit TNI bersama masyarakat terus bekerja keras membersihkan material lumpur yang menutupi rumah-rumah warga,” ujar Mayjen TNI Niko Fahrizal. Selain itu, Kodim 0106/Aceh Tengah akan terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan kondisi tetap terkendali, dengan harapan bencana ini segera teratasi.

 

Lebih lanjut, Pangdam IM menegaskan bahwa Kodam Iskandar Muda telah menyiagakan personel serta sarana dan prasarana di seluruh jajaran Kodim 0106/Aceh Tengah, guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, terutama jika curah hujan yang tinggi terus berlanjut. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, karena intensitas hujan yang tinggi masih mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang,” tambahnya.

Baca Juga :  Praperadilan YARA terhadap Dirreskrimsus Polda Aceh Ditolak

 

Kodam Iskandar Muda senantiasa menunjukkan kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat, sejalan dengan tugas pokok dalam pembinaan teritorial, khususnya melalui komunikasi sosial. Pangdam IM juga menekankan pentingnya implementasi butir ke-8 Wajib TNI, yakni mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. “Prajurit Kodam IM harus selalu siap dalam kondisi perang, namun juga bermanfaat bagi masyarakat di masa damai,” kata Mayjen TNI Niko Fahrizal. “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.”

 

Dengan demikian, kehadiran prajurit Kodam IM dalam penanganan bencana ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mengembalikan kondisi wilayah terdampak ke situasi normal sesegera mungkin. (***)

 

BIMnews.id – SULE

Share :

Baca Juga

Daerah

Kadisdik Aceh Ajak Mahasiswa Kukuhkan Spirit Kebangsaan dan Jiwa Demokrasi

Daerah

POLISI AMANKAN PELAKU ILLEGAL MINNING BESERTA DUA UNIT ALA BERAT

Daerah

Sambut Ramadhan, Gampong Lheue Blang Adakan Berbagai Perlombaan

Daerah

Apel Siaga, Prajurit Korem 012/TU Siap Jaga Stabilitas Pilkada

Daerah

Pangdam IM Hadiri Peresmian 2.664 Titik Program TNI AD Manunggal Air Tahun 2024 Secara Virtual Bersama KASAD

Daerah

PELAKU WISATA ACEH GELAR TEMU RAMAH DAN BUKA PUASA BERSAMA

Daerah

Penyidik Polda Aceh Rampungkan Kasus Korupsi RS Regional Aceh Tengah

Daerah

Komisi III DPR RI Apresiasi Polda Aceh Soal Penanganan Pengungsi Rohingya