Home / Pemerintah

Kamis, 11 September 2025 - 08:50 WIB

Bupati Aceh Besar Siap Jalankan Program Pemerintah yang Menyentuh Kebutuhan Rakyat

BIMnews.id | Banda Aceh

Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program-program strategis Pemerintah Aceh yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami di Aceh Besar siap menjalankan setiap program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik itu pengendalian inflasi, penguatan koperasi gampong, maupun program makan bergizi gratis. Ini sejalan dengan visi kami untuk menghadirkan kesejahteraan yang merata hingga ke pelosok desa,” ungkap Syech Muharram, usai mengikuti rapat kerja bupati/wali kota se-Aceh, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (8/9/2025).

Rapat kerja tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dengan pembahasan utama menyangkut optimalisasi dana otonomi khusus (otsus) dalam pengentasan kemiskinan, stabilitas harga komoditas, progres program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pengembangan sekolah rakyat, hingga penanganan maraknya pertambangan ilegal di sejumlah daerah.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Pelayanan MPP Aceh Besar Capai 1.380 Orang dalam Sepekan

Sebelumnya, Gubernur Aceh dalam sambutannya menekankan bahwa forum raker merupakan wadah penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pembangunan.

“Pertemuan ini adalah momentum untuk memperkuat koordinasi. Setiap langkah pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Data yang dipaparkan dalam forum tersebut menunjukkan, pada 2004 angka kemiskinan di Aceh mencapai 28,9 persen. Tahun pertama penerimaan dana otsus pada 2008 berhasil menurunkannya menjadi 23 persen. Pada 2025, angka kemiskinan terus ditekan hingga mencapai 12,33 persen, meski sempat naik ke 32 persen pada periode sebelumnya.

Selain itu, pengendalian inflasi juga menjadi sorotan. Per Agustus 2025, inflasi Aceh tercatat sebesar 3,70 persen, dengan angka tertinggi di Kabupaten Aceh Tengah mencapai 5,20 persen, sedangkan yang terendah di Kota Banda Aceh hanya 2,34 persen. Gubernur mengingatkan perlunya langkah konkret daerah untuk menjaga kestabilan harga, terlebih menjelang perayaan bulan Maulid yang biasanya mendorong lonjakan permintaan.

Baca Juga :  Pidato Perdana Syech Muharram, Pastikan Bangun Kembali IPDN di Kota Jantho

Gubernur mengingatkan seluruh kepala daerah agar menyiapkan langkah konkret dalam menjaga kestabilan harga, terutama menjelang perayaan bulan Maulid yang kerap memicu lonjakan permintaan kebutuhan pokok.

“Pengendalian harga harus menjadi prioritas, karena inflasi yang tidak terkendali akan berdampak langsung pada daya beli rakyat,” kata Mualem.

Lebih lanjut, Bupati Syech Muharram menyatakan, Aceh Besar siap merespons instruksi tersebut dengan program-program yang bersifat solutif dan langsung menyentuh masyarakat.

“Bagi kami, kunci keberhasilan pembangunan adalah memastikan masyarakat merasakan manfaatnya. Karena itu, pengendalian inflasi, pemberdayaan ekonomi gampong, hingga pemenuhan gizi generasi muda akan terus menjadi fokus utama,” pungkasnya.(***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Bupati Aceh Besar Minta Dinkes Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Sigap Antisipasi Penyakit

News

Ratusan Kasus TPPO Diungkap Polri, Modus Terbanyak Jadi PMI Ilegal hingga PSK

Pemerintah

DISNAKERMOBDUK ACEH BUKA KESEMPATAN MAGANG DI PERUSAHAAN

News

Penjabat Gubernur Aceh Akan Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Aceh Besok

Nasional

Breking News PJ Gubernur Aceh Resmi di Ganti

Pemerintah

Aceh Besar Rayakan Malam Resepsi HUT ke-80 RI dengan Penuh Keakraban

Pemerintah

Bupati Syech Muharram Resmikan dan Fungsikan Kembali Pasar Hewan Sibreh

Pemerintah

Pj Bupati Aceh Besar Bersama IWAPI Bagikan Makanan Bergizi di SD Mon Singet