BIMnews.id – Aceh
Luar biasa, progres yang sangat bagus untuk mengawali tahun ini!
Hingga awal Januari 2026, pembangunan Jembatan Bailey (jembatan rangka baja darurat) di Beutong Ateuh Benggala di Kabupaten Nagan Raya mengalami kemajuan signifikan, yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor pada akhir tahun 2025. Berdasarkan informasi terbaru dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 Provinsi Aceh Abdul Chalid, ST.,MT, hingga 2 Januari 2026, progres perakitan jembatan Bailey di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, memang sudah memasuki tahap akhir. Angka 80% selaras dengan laporan pemantauan lapangan pada akhir Desember 2025 hingga awal Januari ini.
Penyelesaian ketiga tahap panel lantai, gelagar lintang, dan topang silang tersebut menandakan bahwa struktur utama platform atau jembatan bailey sudah memiliki kekakuan (stiffness) yang stabil.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dan TNI AD menargetkan jembatan sepanjang 30 meter ini rampung pada hari Selasa, 6 Januari 2026, agar segera dapat dilalui kendaraan secara normal.
Proyek ini dikerjakan secara intensif oleh prajurit TNI AD (Zeni Kodam Iskandar Muda) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh).
Selama proses perakitan, warga masih mengandalkan jembatan kayu darurat yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua kendaraan dan roda empat dengan sistem buka-tutup, terutama saat debit air sungai naik.
Jembatan Bailey ini sangat krusial karena merupakan akses utama yang menghubungkan Kabupaten Nagan Raya dengan Kabupaten Aceh Tengah yang sempat terputus total akibat banjir bandang pada 26 November 2025 lalu.
Sebelum melangkah lebih jauh, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 Provinsi Aceh Abdul Chalid, ST.,MT, telah memeritahkan kepada penyedia jasa Pelaksana teknis dilapangan untuk secara berkala mengecek setiap sudut struktur dan komponen jembatan agar selalu dalam keadaan bias digunakan untuk lalu lintas dan mobilisasi barang .
Mengingat saat ini masih di awal Januari yang sering kali diiringi curah hujan tinggi, Pelaksana Teknis PPK 2.7 ikut megawasi dan memastikan area sambungan terlindungi dari korosi jika ada bagian yang belum sempat dicat (touch-up paint).( ***)
BIMNEWS.ID – MIRZA










