Home / Daerah

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:57 WIB

Hingga awal Januari 2026, pembangunan Jembatan Bailey di Beutong Ateuh Benggala di Kabupaten Nagan Raya mengalami kemajuan signifikan

BIMnews.id – Aceh

Luar biasa, progres yang sangat bagus untuk mengawali tahun ini!

Hingga awal Januari 2026, pembangunan Jembatan Bailey (jembatan rangka baja darurat) di Beutong Ateuh Benggala di Kabupaten Nagan Raya mengalami kemajuan signifikan, yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor pada akhir tahun 2025. Berdasarkan informasi terbaru dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 Provinsi Aceh Abdul Chalid, ST.,MT, hingga 2 Januari 2026, progres perakitan jembatan Bailey di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, memang sudah memasuki tahap akhir. Angka 80% selaras dengan laporan pemantauan lapangan pada akhir Desember 2025 hingga awal Januari ini.

Penyelesaian ketiga tahap panel lantai, gelagar lintang, dan topang silang tersebut menandakan bahwa struktur utama platform atau jembatan bailey sudah memiliki kekakuan (stiffness) yang stabil.

Baca Juga :  Pangdam IM Terima Paparan Pengembangan Akademi Keperawatan di Bawah Naungan Kesdam IM

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dan TNI AD menargetkan jembatan sepanjang 30 meter ini rampung pada hari Selasa, 6 Januari 2026, agar segera dapat dilalui kendaraan secara normal.

Proyek ini dikerjakan secara intensif oleh prajurit TNI AD (Zeni Kodam Iskandar Muda) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh).

Selama proses perakitan, warga masih mengandalkan jembatan kayu darurat yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua kendaraan dan roda empat dengan sistem buka-tutup, terutama saat debit air sungai naik.

Jembatan Bailey ini sangat krusial karena merupakan akses utama yang menghubungkan Kabupaten Nagan Raya dengan Kabupaten Aceh Tengah yang sempat terputus total akibat banjir bandang pada 26 November 2025 lalu.

Baca Juga :  Cegah Ketimpangan Belajar, Dinas Pendidikan Aceh Gelar Pre-test Awal Tahun Ajaran Baru

Sebelum melangkah lebih jauh, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 Provinsi Aceh Abdul Chalid, ST.,MT, telah memeritahkan kepada penyedia jasa Pelaksana teknis dilapangan untuk secara berkala mengecek setiap sudut struktur dan komponen jembatan agar selalu dalam keadaan bias digunakan untuk lalu lintas dan mobilisasi barang .

Mengingat saat ini masih di awal Januari yang sering kali diiringi curah hujan tinggi, Pelaksana Teknis PPK 2.7 ikut megawasi dan memastikan area sambungan terlindungi dari korosi jika ada bagian yang belum sempat dicat (touch-up paint).( ***)

 

BIMNEWS.ID – MIRZA

Share :

Baca Juga

Daerah

Menginap Jadi Semakin Seru, THE REIZ SUITES Berikan Inovasi Baru Boardgame di Setiap Kamar Tamu

Daerah

Perkuat Kesatuan Bangsa Dukung Keberlanjutan Pembangunan Nasional

Daerah

Pangdam IM dan Kapolda Aceh Lepas Keberangkatan Presiden Jokowi Usai Membuka PON XXI di Aceh.

Daerah

TNI Bersama Tim Gabungan Evakuasi Warga yang Terisolasi Akibat Banjir TNI/Polri dan BPBD Berjuang di Tengah Banjir: Evakuasi Warga Seuneubok Pusaka Yang Terjebak Banjir

Daerah

Koperasi Merah Putih Gampong Garot sudah terbentuk 

Daerah

Kapolres Aceh Besar Sambangi Kantor KIP, Pastikan Keamanan Jelang Pendaftaran Calon Bupati Dan Wakil Bupati

Daerah

DR. TGK. MUNAWAR A JALIL MA, CERAMAH ISRA MI’RAJ DIMASJID BABUL JANNAH DUSUN INDAH – GAMPONG GAROT ACEH BESAR

Daerah

Penyembelihan 85 Ekor hewan Qurban di Gampong Garot Berjalan lancar