Home / Daerah

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:50 WIB

Nurfuadi Desak PLN Bertanggung Jawab atas Gangguan Listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar yang Rugikan Masyarakat

BIMnews.id | Banda Aceh

Wakil Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh, Nurfuadi, dengan tegas mendesak pihak PLN untuk segera memberikan penjelasan resmi kepada publik terkait gangguan listrik berupa pemadaman mendadak dan nyala-mati yang terjadi berulang kali di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya.

Gangguan listrik tersebut dapat menimbulkan kerusakan serius pada peralatan rumah tangga masyarakat serta menciptakan keresahan luas di tengah warga.

“Kondisi ini sangat tidak bisa ditoleransi. PLN sebagai penyedia layanan listrik wajib memberikan penjelasan yang jelas kepada publik. Jangan hanya diam ketika masyarakat dirugikan. Jika ada warga yang mengalami kerusakan alat rumah tangga, maka PLN harus bertanggung jawab,” tegas Nurfuadi, Rabu (01/10/2025).

Baca Juga :  Proyek Pemasangan Kanopi dan Tulisan Akrilik di SMPN 1 Banda Aceh Memasuki Hari ke-11

Nurfuadi menilai bahwa ketidakjelasan informasi dari PLN merupakan bentuk kelalaian dalam pelayanan publik, dan mencederai kepercayaan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa rakyat tidak bisa terus-menerus dijadikan korban atas buruknya manajemen dan sistem distribusi listrik yang tidak profesional.

Nurfuadi yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh menuntut PLN untuk:

1. Menyampaikan penyebab resmi dan kronologi gangguan listrik kepada masyarakat secara terbuka.

2. Menyediakan mekanisme pengaduan dan verifikasi kerusakan peralatan rumah tangga warga.

3. Memberikan kompensasi atau ganti rugi jika ada kerusakan peralatan rumah tangga yang disebabkan oleh gangguan listrik tersebut.

Baca Juga :  Tourist Police Polres Pesisir Barat Tolong Atlet Surfing yang Mengalami Insiden

4. Menjamin kestabilan pasokan listrik ke depan dan menyusun langkah pencegahan serius.

 

“Ini bukan persoalan teknis semata. Ini menyangkut hak masyarakat sebagai pelanggan listrik dan sebagai warga negara. Jika PLN tidak bisa memberikan pelayanan yang layak, maka pimpinannya harus dievaluasi,” tegas Nurfuadi.

Ia menambahkan bahwa Partai Perjuangan Aceh akan terus mengawal isu ini dan mendesak pemerintah daerah maupun pusat agar memanggil dan meminta pertanggungjawaban penuh dari pihak PLN. (***)

BIMnews.id – TAZAM

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Tinjau Program Optimalisasi Lahan di Kab. Simeulue.

Daerah

Kadisdik Targetkan SMA di Aceh Masuk 10 Besar Nasional, Butuh Dukungan Semua Pihak

Daerah

Perpusnas RI Laksanakan Bimtek Strategi Pengembangan Perpustakaan dan TIK di Aceh

Daerah

Ribuan Runner meriahkan “Iskandar Muda Run 2024”

Daerah

Polisi Gerebek Lokasi Perjudian, Tujuh Pelaku dan Uang Jutaan Rupiah Diamankan

Daerah

Pangdam IM hadiri acara Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2024

Daerah

Konsolidasi ASSPIRA Pidie jaya Optimis Menangkan Pasangan Om Bus dan Syeikh Fadhil dalam Pilkada 2024

Daerah

” Kementerian PU dan TNI Bangun Jembatan Penghubung di Beutong Ateuh ”