Home / News

Senin, 20 April 2026 - 16:19 WIB

Paralegal Guru Digelar di Aceh, Kadisdik Dorong Perlindungan Hukum dan Martabat Pendidik

BIMnews.id | Aceh Besar

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal bagi guru yang diselenggarakan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh resmi dibuka di Aula Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Jumat (17/April/2026). Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 19 April 2026, diikuti kepala sekolah, guru, mahasiswa, serta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun paradigma baru dalam dunia pendidikan. Ia menyebut guru sebagai profesi mulia yang harus dihormati dan dijaga martabatnya.

“Guru adalah manusia yang sangat terhormat. Karena itu, perlu ada upaya bersama untuk mengangkat harkat dan martabat guru,” ujarnya.

Murthalamuddin juga mendorong kolaborasi antara organisasi profesi seperti PGRI dengan lembaga bantuan hukum untuk membentuk LBH khusus guru. Menurutnya, guru tidak boleh merasa rendah diri, melainkan harus berani memperjuangkan hak dan perlindungan hukum.

“Kegiatan ini harus menjadi langkah nyata untuk memperkuat posisi guru di tengah-tengah masyarakat karena guru adalah pelopor utama pendidikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Tiba di Polda Aceh Penyidik Langsung Periksa Abu Laot

Ia mengingatkan bahwa pendidikan bukanlah ladang ekonomi, melainkan pengabdian untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Apa yang kita lakukan di sekolah adalah upaya mencerdaskan generasi, bukan berdagang. Sekolah bukan sumber ekonomi,” katanya.

Lebih lanjut, Kadisdik menekankan pentingnya pemahaman hukum di lingkungan sekolah. Ia berharap peserta diklat paralegal mampu menjadi penggerak penegakan aturan di sekolah.

“Guru harus paham hak dan perlindungan hukum agar tidak salah kaprah dan tidak takut dalam menjalankan tugas profesionalnya,” jelasnya.

Ia juga menyinggung berbagai persoalan disiplin di sekolah, seperti pelanggaran aturan oleh siswa, yang menurutnya perlu disikapi dengan pendekatan hukum yang tepat.

“Melalui pelatihan ini, guru diharapkan bisa menjadi garda terdepan menjaga pendidikan tetap berada di jalur yang benar,” tambahnya.

Murthalamuddin menyampaikan apresiasi kepada YARA atas kontribusinya dalam mendukung guru di Aceh. Ia berharap ke depan akan lahir LBH Guru Aceh sebagai wadah perlindungan dan advokasi.

Baca Juga :  Kebersamaan dan Haru Warnai Pelepasan Brigjen TNI Deni Gunawan di Makorem 012/TU

“Dengan adanya perlindungan, guru bisa lebih optimal mengembangkan potensi tanpa takut tekanan atau persoalan hukum,” ungkapnya.

Menurutnya, guru yang bermartabat akan melahirkan pendidikan yang berintegritas, yang pada akhirnya mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Ia pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal.

“Apa yang diperoleh hari ini harus mampu membangkitkan pendidikan Aceh ke arah yang lebih baik sehingga mutu pendidikan juga akan ikut baik meningkat,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPR RI asal Aceh Dr. M. Nasir Djamil, M.Si., Kepala Kanwil HAM Banda Aceh yang diwakili oleh Ardiningrat Hidayat A.MD IM. SH. MPA, Ketua YARA Safaruddin, SH,. MH serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh Salman S.Pd., M.Ag, bersama sejumlah pejabat dan praktisi pendidikan lainnya. (***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

News

Wakil Menteri Koperasi Dan Dirjen Bina Pemdes Tinjau Proses Pembentukan Koperasi Merah Putih di Lamteh

News

Polda Aceh akan Gelar Bhayangkara Fest 2023, Ini Jadwalnya!

News

Kejari Aceh Tengah Menahan Tersangka Dugaan Tidak Pidana Korupsi APE

News

Syech Muharram Silaturahmi Dengan Tim Commando Independen Lhoong

News

Kadisdik Aceh Dukung Upaya Penguatan Pengurangan Resiko Bencana

News

Daniel Abd Wahab Sah mengemban Amanah Wakil Ketua DPRK Banda Aceh periode 2024-2029

News

Kapolda Aceh Minta Bintara Remaja Polri Jaga Kehormatan dan Nama Baik Institusi

News

Silaturahmi PJ Bupati Aceh Besar ke PWI Aceh Besar