BIMnews.id | Meulaboh
Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Aceh, Nanda Susana, ST.,MT melakukan peninjauan lapangan intensif sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan (Mutual Check Nol/MC-0) proyek penggantian Jembatan Krueng Woyla pada hari ini Kamis (08/01/2026)
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara desain teknis dalam kontrak dengan kondisi faktual di lapangan. Dalam tinjauan tersebut, PPK 2.2 Provinsi Aceh didampingi oleh tim teknis, Konsultan Pengawas, dan perwakilan kontraktor pelaksana.
“Fokus utama kami hari ini adalah memastikan titik koordinat oprit jembatan, identifikasi utilitas eksisting seperti kabel PLN dan pipa PDAM, Proyek infrastruktur seperti ini seringkali berdampak pada waktu tempuh selama masa konstruksi. Pengguna jalan dihimbau untuk selalu memperhatikan rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi pekerjaan.” ujar Nanda Susana, ST.,MT di lokasi proyek.
Selain aspek teknis, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Aceh juga menekankan pentingnya mitigasi dampak lingkungan dan sosial di sekitar aliran sungai. Proyek penggantian jembatan ini ditargetkan mulai masuk tahap fisik atau efektif kerja pada Januari 2026 dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta keamanan pengguna jalan secara signifikan.
Proyek strategis ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada DIPA Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh, yang Pelaksanaan Pengerjaan dilakukan oleh PT. Marinda Utama Karya Subur. (***)
BIMnews.id – TAZAM









