Home / Pendidikan

Selasa, 2 September 2025 - 11:20 WIB

Pelatihan Laboran SMA/SMK dibuka, Kadisdik Perkuat Profesionalisme dan Peran Strategis Laboratorium di Sekolah

BIMnews.id | Banda Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Tenaga Kependidikan untuk SMA dan SMK khusus tenaga laboran, yang diselenggarakan di Hotel Seventeen Banda Aceh, Jumat (29/8/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para laboran dari berbagai SMA dan SMK di Aceh dan akan berlangsung hingga 1 September 2025.

Dalam sambutannya, Marthunis menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta peserta yang hadir. Ia menekankan pentingnya peran laboran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktikum di sekolah, khususnya dalam bidang sains dan teknologi.

“Tenaga laboran bukan hanya sekadar pelaksana teknis di laboratorium, tapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran dan membentuk kultur riset di sekolah,” ujar Marthunis.

Ia menambahkan, melalui pelatihan ini diharapkan para laboran dapat meningkatkan kapasitasnya dalam mengelola laboratorium sekolah secara profesional, serta mampu mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas siswa dalam bidang penelitian.

“Kita ingin para siswa Aceh mampu bersaing dalam berbagai ajang seperti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Laboran yang terlatih akan sangat membantu guru dan siswa dalam mengembangkan riset-riset unggulan di sekolah,” lanjutnya.

Marthunis juga menyoroti pentingnya keberadaan laboratorium yang dikelola dengan baik untuk mendukung budaya belajar berbasis eksperimen. Menurutnya, siswa yang aktif melakukan penelitian dan eksplorasi akan memiliki daya saing yang lebih tinggi, termasuk peluang melanjutkan studi melalui jalur prestasi di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga :  Surety Bonds Protect Infrastructure Investment

Ia berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu semata, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan berbagi praktik baik antar-laboran dari seluruh Aceh.

“Saya yakin, Bapak/Ibu yang hadir di sini adalah tenaga-tenaga pilihan. Setelah kembali ke sekolah masing-masing, kami harap ilmu yang didapatkan bisa disebarluaskan, menjadi ‘dakwah ilmu’ yang membawa perubahan positif,” tegas Marthunis.

Bagi para laboran yang bertugas di SMA dan SMK, peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kemampuan siswa dalam melaksanakan mata pelajaran praktik, termasuk kegiatan di laboratorium TIK dan laboratorium lainnya.

“Melalui pelatihan ini, laboran mampu mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang saat ini berkembang sangat pesat, sehingga siswa dapat menguasai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman,” harap Marthunis.

Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Aceh, Junaidi, SST., M.Pd., selaku Ketua Panitia Pelaksana, menjelaskan bahwa peserta pelatihan ini merupakan tenaga kependidikan dari SMA dan SMK se-Aceh yang nantinya akan berperan sebagai koordinator atau fasilitator tenaga laboran di kabupaten/kota masing-masing.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Terima Status WTP ke-13 Kali Berturut-turut

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi tenaga laboran dalam hal pengelolaan, pemeliharaan, dan pemanfaatan laboratorium secara efektif. Selain itu, kami juga ingin mendorong terciptanya lingkungan laboratorium yang aman, tertib, dan sesuai dengan standar operasional,” jelas Junaidi.

Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, mulai 29 Agustus hingga 1 September 2025, dan diikuti oleh 50 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Junaidi menambahkan, output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya keterampilan teknis dan manajerial tenaga laboran dalam pengelolaan laboratorium. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat menghadirkan tenaga laboran yang mampu mendukung secara optimal kegiatan praktikum siswa dan guru, serta meningkatkan mutu layanan laboratorium sebagai salah satu penunjang utama kualitas pembelajaran di SMA dan SMK.

Adapun seluruh materi dalam pelatihan ini akan disampaikan oleh para narasumber berkompeten dari Pusat Riset (STEM) Universitas Syiah Kuala (USK), yang telah berpengalaman dalam pengembangan dan manajemen laboratorium pendidikan.(***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

News

Mahasiswa PPG Prajabatan USK Mengadakan Program Literasi Gampong di Desa Lambeutong

Pendidikan

Wakil Bupati Aceh Besar Terima Audiensi Staf Ahli APKASI

Pendidikan

Aceh Peringkat 5 Nasional dalam Jumlah Kelulusan SNBP 2025

Pendidikan

ACEH MENDAPAT PERINGKAT LIMA LULUS SNBP TAHUN 2023, PERSENTASE RASIO KELULUSAN NOMOR DUA NASIONAL

Pendidikan

Aceh Jadi Titik Awal Transformasi Pendidikan Nasional Lewat Program Sekolah Unggul Garuda
Ketua Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Kabupaten Gayo Lues, Muhammad Yusuf.

Pendidikan

KETUA PGRI GAYO LUES MENYAMPAIKAN HARAPANNYA KE PJ BUPATI YANG BARU DILANTIK

Pendidikan

Tinjau Sekolah Rakyat, Wabup Aceh Besar Harap Lahirkan Generasi Emas

Pendidikan

Kadisdik Aceh Terima Kunjungan Tim SV IPB, Bahas Program Vokasi Berbasis Peluang Kerja di Jepang