Home / News

Selasa, 23 Mei 2023 - 23:23 WIB

Polisi Ringkus Dua Pria Spesialis Pencuri Becak di Banda Aceh

BIMnews.id | Banda Aceh

Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh ringkus dua pelaku pencurian becak motor (bentor) di Banda Aceh, Rabu (17/5/2023) malam.

Kejadian yang menimpa tiga korban di bulan Mei 2023 itu terungkap setelah adanya rekaman CCTV salah satu yang diperlihatkan oleh korban terhadap ciri ciri pelaku.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama dalam konferensi pers menjelaskan pengungkapan kasus bentor melibatkan dua tersangka tersebut berinisial IS (33) dan A alias Paupau (50).

Ia mengatakan, kedua pelaku melakukan pencurian becak di tiga lokasi yakni di Toko Adik Abang Fotocopy, Jeulingke, di Jl. T Nyak Arif, dan Jl Tgk Diblang, Gampong Lamdingin.

Baca Juga :  Kadiv Humas Terima Kunjungan Taruna Akpol Angkatan 56

Tiga barang bukti yang berhasil dicuri oleh kedua pelaku adalah satu unit becak tipe Yamaha Vega ZR, becak R3 merek Honda Supra Fit dan becak R3 tipe honda NF 100 LD pada April 2023.

“Untuk becak R-3 tipe Honda NF 100 ini, barang buktinya sudah di pisah-pisah oleh kedua pelaku. Dimana spare part-nya dijual ke pasar loak,” kata Fadillah.

Dia mengatakan, berdasarkan kronologi kejadian, IS pada April 2023 menghubungi A alias Paupau untuk melakukan pencurian becak di wilayah Jeulingke.

IS berjalan ke arah Simpang Mesra dan melihat satu unit becak R3 terparkir di pinggir jalan.

Melihat ada celah, IS kemudian langsung mendorong becak tersebut menjauh dari TKP.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Resmikan Pembangunan Jalan Mesjid Tuha Lamrabo Aceh Besar

Merasa sudah cukup aman, ia kemudian menghidupkannya dan membawa ke rumah Paupau.
Selanjutnya, A alias Paupau menyerahkan uang Rp 1 juta kepada IS, tambahnya.

“Setelah melakukan pencurian di bulan tersebut, baru pada Mei 2023 ini mereka kembali melakukan pencurian dua unit becak,” ungkapnya.

Dikatakan Fadillah, untuk becak motor yang dibongkar dan dijual spare part, pihaknya akan melakukan pendalaman kasus terhadap lima orang penadah.

Pasalnya, spare part becak itu dijual kisaran harga Rp 700 ribu hingga paling rendah Rp 150 ribu tergantung jenisnya.

“Akibat perbuatannya, kedua pelaku ini diganjar pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” pungkasnya. (***)

BIMnews.id – NZA

Share :

Baca Juga

News

Kadisdik Tunjuk Marzuki Sebagai Plt. Kepala Cabang Dinas di Abdya

News

Polda Aceh Siap Amankan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah

News

Wabup Aceh Besar Apresiasi Basarnas Tingkatkan Kesiapsiagaan

News

Kaops NCS Tebar 1.500 Paket Sembako di Tasikmalaya

News

Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (LKPK) Aceh diresmikan

News

Mahasiswa PPG USK Selenggarakan Workshop Pengembangan Skill Public Speaking Di TPA Raudhatul Qur’an

News

Kadisdik Aceh Tinjau Pelaksanaan ANBK 2025: Asesmen ini Bukan Sekadar Ujian, Tapi Refleksi Kualitas Anak Bangsa

News

RAKHMAD SAJULI LAKSANAKAN KHITAN SECARA GRATIS