Home / Daerah

Senin, 22 Juli 2024 - 10:36 WIB

Selain Penindakan melalui ETLE, Ops Patuh Seulawah juga Fokus pada Sosialisasi, Terutama kepada Pelajar

BIMnews.id | Banda Aceh

Operasi Patuh Seulawah 2024 sudah berjalan 7 hari dari rencana pelaksanaan selama 14 hari, yaitu mulai tanggal 15—28 Juli 2024.

 

Operasi tersebut bertujuan untuk memberikan kepatuhan dalam berlalu lintas di jalan dengan sadar berlalu lintas. Selain itu juga untuk menurunkan angka fatalitas kecelakaan sia-sia di jalan

 

Dirlantas Polda Aceh Kombes M Iqbal Alqudusy menyampaikan, untuk mendukung dan memastikan pelaksanaan Ops Patuh Seulawah berjalan sesuai rencana, pihaknya melakukan beberapa upaya, baik secara preventif, preemtif, maupun penegakan hukum melalui tilang elektronik atau ETLE.

 

Dalam upaya preventif dan preemtif, sambung Iqbal, pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan saweu sikula, pesantren, dan warung kopi.

 

Selain itu juga melaksanakan kegiatan police go to campus, pembinaan dan penyuluhan kepada komunitas. Kemudian juga memasang baliho, spanduk, penyebaran brosur, leaflet, dan stiker berisi imbauan, serta sosialisasi melalui media, dan penyuluhan keliling.

Baca Juga :  Panwaslih Kota Banda Aceh Memastikan Logistik Pilkada Terdistribusi Dengan Aman

 

“Selain penindakan hukum melalui ETLE, Ops Patuh Seulawah juga melaksanakan kegiatan preventif dan preemtif dengan menggencarkan sosialisasi kamseltibcar lantas, terutama kepada pelajar,” kata Iqbal, dalam keterangannya, Minggu, 21 Juli 2024.

 

Ia juga merincikan, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke SMA Negeri 1 Darul Imarah Aceh Besar, SMA Negeri 4 Banda Aceh, SMA Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar, SMA Negeri 11 Banda Aceh, MAN 2 Banda Aceh, dan SMP Negeri 1 Darul Imarah Aceh Besar.

 

*Korban Laka Lantas Didominasi Pelajar*

 

Kombes M Iqbal Alqudusy juga mengatakan, korban laka lantas didominasi kaum pelajar. Hal tersebut disimpulkan dari usia korban laka lantas, di mana 40 persen korbannya berusia 16—25 tahun yang rata-rata masih berstatus pelajar atau mahasiswa.

 

Disamping itu, berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) periode 15—21 Juli 2024, telah terjadi 22 kasus laka lantas dengan korban meninggal dunia 5 orang, luka berat 6 orang, luka ringan 27 orang, dan kerugian materi Rp62,6 juta.

Baca Juga :  Pangdam IM beserta Rombongan Wisata Dulur Brigif 16/WY dan Kodim O809/Kediri (DBK) Kunjungi Titik Nol Kilometer Sabang

 

Oleh sebab itu, kata dia, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah yang masih tersisa tujuh hari ke depan, Polda Aceh melalui Ditlantas dan Satlantas jajaran akan terus memaksimalkan kegiatan serta mengedepankan tindakan preemtif, preventif, serta gakkum lantas.

 

“Kita akan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, serta gakkum lantas yang fokus pada situasi yang berpotensi menimbulkan trouble spot, pelanggaran lalu lintas, laka lantas. Hal itu tentunya dilakukan sesuai SOP, dengan tetap mengedepankan rasa simpatik, humanis, dan profesional,” ujar Iqbal Alqudusy.

 

Alumni Akabri 1996 itu berharap, tujuan dari Operasi Patuh Seulawah 2024 ini dapat tercapai sebagaimana tema yang diusung, yaitu “Tertib Berlalu Lintas demi Terwujudnya Indonesia Emas”. (***)

 

BIMnews.id – NAZAR

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam IM dan Forkopimda Provinsi Aceh Antar Wapres RI Bertolak ke Surakarta

Daerah

Polda Aceh Tahan Mantan Pimpinan Bagian Kredit Bank Mandiri KCP Bener Meriah

Daerah

KONFERENSI NASIONAL PENGELOLAAN RISIKO BENCANA BERBASIS KOMUNITAS XVI 2024 DI ACEH

Daerah

Kapolres Aceh Tamiang Berikan Bantuan untuk Korban Banjir di Seruway

Daerah

Kejati Aceh Bentuk Generasi Sadar Hukum

Daerah

Polisi Gerebek Lokasi Perjudian, Tujuh Pelaku dan Uang Jutaan Rupiah Diamankan

Daerah

Pangdam IM Menerima Audensi dari Ketua Panwaslih Aceh untuk Sukseskan Pemilu 2024

Daerah

Polri Bongkar Sindikat Judi Online yang Dikendalikan WNA, Perputaran Uang Capai Rp685 M