Home / Daerah / News / Tni-Polri

Kamis, 7 Juli 2022 - 21:19 WIB

Wakapolda Aceh Ikut Rakor Penanganan PMK bersama BNPB

BIM | Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Agus Kurniady Sutisna didampingi Karo Ops Kombes Agus Sarjito mengikuti rapat koordinasi (rakor) dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) di Ruang Vidcon Mapolda Aceh, Kamis, 7 Juli 2022.

Rakor tersebut membahas tentang mekanisme pelaksanaan operasi Aman Nusa II yang dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan pencegahan dan penanganan hewan terjangkit PMK.

Baca Juga :  Anggota Kompolnas Ajak Masyarakat Berantas Radikalisme

“Kita sudah mendengar secara jelas paparan dari BNPB. Penanggulangan dan pencegahan terhadap hewan terjangkit PMK akan segera kita lakukan sesuai SOP Operasi Aman Nusa II,” kata Agus Kurniady, usai rakor yang dilaksanakan secara virtual tersebut.

Baca Juga :  DISNAKERMOBDUK ACEH MELAKSANAKAN RAKORNIS BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN KETRANSMIGRASIAN

Diketahui, saat ini Polri menggelar operasi terpusat dengan sandi Aman Nusa II dalam rangka penanganan PMK yang dilaksanakan oleh Mabes Polri dan seluruh satuan kewilayahan yang terjangkit PMK.

Polda Aceh sendiri akan mengakselerasikan upaya penanganan PMK dan mengoptimalkan kegiatan satgas, sehingga wabah tersebut bisa segera diatasi. []

Share :

Baca Juga

Daerah

Jelang Pembukaan Popda XVII Aceh, Pj Bupati Aceh Besar Tinjau Pemondokan Atlet

News

Kejaksaan Tinggi Aceh Telah menahan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Aceh Barat

News

Operasi Keselamatan Seulawah, Upaya Polda Aceh Meningkatkan Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalu Lintas

Daerah

Kasdam IM dan Tim Itjen Kemhan RI Pimpin Rapat Entry Meeting Penatausahaan Pemanfaatan Barang Milik Negara di lingkungan Kemhan RI dan TNI

News

APARATUR GAMPONG MIBO BAGI BLT AKHIR TAHUN 2023

Daerah

BAHAS PUPUK SUBSIDI, INI KATA PIMPINAN OMBUDSMAN

Daerah

Petani di Sabang Tidak Dapat Alokasi Pupuk Subsidi, Ombudsman Turun Tangan

Daerah

Konferensi Pers Kapendam IM terkait berita yang dikeluarkan oleh LBH dan media online Aceh Journal National Network (AJNN) tentang meninggalnya masyarakat Aceh Timur.