Home / Pendidikan

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:10 WIB

Plt. Kadisdik Aceh Dorong Sekolah Bermental Bisnis: “Aset Negara Harus Produktif”

BIMnews.id | Banda Aceh

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, mendorong kepala sekolah dan jajaran pendidikan untuk mengubah cara pandang dalam mengelola aset dan potensi sekolah.

Ia menegaskan, berbagai fasilitas yang dititipkan negara—mulai dari gedung, listrik hingga peralatan— bukan untuk dibiarkan stagnan, tetapi harus dikelola secara produktif dan berorientasi hasil.

Hal itu disampaikan Murthalamudin saat menghadiri penandatanganan MoU antara PT. Global Mandiri USK dengan BLUD SMKN 1, 2 dan 3 Banda Aceh di Aula SMKN 3 Banda Aceh. Selasa, 27 Januari 2026.

Murthalamuddin menyinggung lemahnya mental kewirausahaan di kalangan aparatur pendidikan. Menurutnya, banyak sekolah memiliki peluang besar untuk berkembang, namun gagal karena tidak berani membaca pasar dan mengelola potensi secara profesional.

“Kalau semua biaya dasar sudah ditanggung negara, seharusnya sekolah punya ruang besar untuk menciptakan keuntungan. Ini soal mental,” ujarnya.

Baca Juga :  GURU SMK SE ACEH LOMBA BERINOVATIF MENJADI YANG TERBAIK

Ia mencontohkan peluang usaha berbasis kompetensi keahlian SMK yang selama ini belum dimaksimalkan. Mulai dari jasa produksi, bengkel, hingga pemanfaatan lahan dan limbah organik, semua bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan pendekatan bisnis yang tepat.

“Bukan asal jalan, tapi harus untung. Kalau tidak, sama saja seperti lembu makan plastik—masuk, keluar, tidak pernah gemuk,” tegasnya.

Murthalamuddin juga membagikan pengalaman pribadinya yang pernah terpuruk secara ekonomi saat pandemi, hingga bangkit kembali melalui dunia sales dan kewirausahaan. Dari pengalaman itu, ia menilai kemampuan membaca peluang, menjual gagasan, dan mengelola jejaring menjadi kunci utama keberhasilan.

Ia menekankan, keberhasilan bukan ditentukan oleh gelar akademik semata, melainkan kecakapan mengelola potensi. “Sekolah jangan takut berinovasi. Kalau tidak mampu menjalankan, beri ruang kepada yang mau dan mampu,” katanya.

Baca Juga :  Lestarikan Negeri: Kapolda Aceh Tanam Pohon Frutikultur di Dayah Oemar Diyan

Menutup arahannya, Murthalamuddin mengajak seluruh kepala sekolah untuk membangun mental game uang—cara berpikir realistis dan produktif dalam mengelola sumber daya. “Kalau orang tanpa modal bisa hidup, kenapa kita yang sudah dimodali negara tidak bisa?” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan komitmen USK untuk terus memperkuat kolaborasi dengan SMK, khususnya dalam pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Pengelolaan BLUD yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan, karena hasilnya dapat dikembalikan untuk pengembangan sekolah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Bisnis dan Dana Lestari USK, Dr. Syaifullah Muhammad, serta Direktur Utama PT Global Mandiri USK, Rizalsyah.(***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Kadisdik Aceh Tinjau Implementasi Kurikulum Leuser di Aceh Timur

Pendidikan

Aceh Besar Wisudakan 1.193 Lansia di Wisuda Akbar Sekolah Lansia 2025

Pendidikan

Bupati Aceh Besar Ajak Kepala Sekolah Bangun Pendidikan Berkarakter dan Berkualitas

Pendidikan

Kadisdik Aceh Beri Semangat Mental Juara kepada Siswa dalam Penutupan O2SN se-Aceh Timur

News

Polda Aceh Salurkan Buku dan Kitab ke SMA Negeri 1 Montasik

Pendidikan

Kadisdik Aceh Tekankan Pentingnya Aqidah Kuat untuk Generasi Berprestasi dalam Acara Bunda Saweu Sikula di SMA 10 Fajar Harapan

Pendidikan

PRODUK UNGGULAN KOPI BENER MERIAH MENJADI DAYA TARI PENGUNJUNG DI EXPO BLUD SMK SE-ACEH

Pendidikan

Kadisdik Aceh Terima Kunjungan Tim SV IPB, Bahas Program Vokasi Berbasis Peluang Kerja di Jepang