BIMnews.id | Banda Aceh
Iring-iringan sholawat Asyghil mengalun khidmat mengiringi prosesi peusijuk calon jamaah haji di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Selasa 12 April 2026. Suasana haru menyelimuti ruangan, para hadirin menyaksikan prosesi sakral tersebut dengan penuh harap agar kelak dapat menapakkan kaki di Baitullah.
Sebanyak 18 calon jamaah haji yang terdiri dari enam laki-laki dan 12 perempuan mengenakan pakaian serba putih. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, secara langsung melakukan prosesi peusijuk sebagai bentuk doa dan restu sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Murthalamuddin mengingatkan para calon jamaah agar tidak hanya memperbanyak ibadah personal selama di Tanah Suci, tetapi juga memperluas kepedulian sosial. Ia menekankan pentingnya mendoakan sesama, tidak hanya fokus pada kepentingan pribadi dan keluarga.
“Tempat yang akan kita datangi adalah tempat mustajabnya doa. Maka jangan lupa mendoakan saudara-saudara kita yang lain, umat Islam secara keseluruhan, bahkan bangsa ini agar diberikan kesejahteraan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara ibadah kepada Allah dan hubungan sosial antar sesama manusia. Menurutnya, ibadah sosial memiliki peran yang sangat besar dalam membangun kehidupan yang adil dan sejahtera.
Murthalamuddin memberi contoh bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian, namun sering luput dari kepedulian. Ia mengajak para jamaah untuk menjadikan momentum haji sebagai sarana memperkuat kepekaan sosial.
Ia berharap, para jamaah turut mendoakan kondisi umat Islam di berbagai belahan dunia yang tengah mengalami penderitaan, serta mendoakan agar Aceh dan Indonesia senantiasa diberi keberkahan dan dijauhkan dari berbagai musibah.
“Doakan agar kita semua memiliki ketakwaan sosial, bukan hanya ketakwaan pribadi,” pesannya. Di akhir acara, para hadirin bersalaman dengan para calon jamaah sebagai bentuk ucapan selamat dan doa restu.
Selain para staf Dinas Pendidikan Aceh, acara itu juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh. (***)
BIMnews.id – LINA














