Home / Pemerintah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:01 WIB

Bupati Aceh Besar Tinjau Proyek Normalisasi Saluran Bantuan Presiden di Kuta Baro

BIMnews.id | Kota Jantho

Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana terus diperkuat. Salah satunya melalui pemanfaatan bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sarana serta prasarana umum yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris turun langsung meninjau proyek normalisasi saluran pembuangan di Gampong Cot Lamee, Kecamatan Kuta Baro, Kamis (21/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Asisten I Setdakab Aceh Besar M. Ali SSos MSi, Kepala Dinas PUPR Aceh Besar Ir. Syahrial Amanullah, ST, serta Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung progres pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan proyek yang dibiayai bantuan pemerintah pusat dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai informasi, Kabupaten Aceh Besar juga menerima bantuan anggaran Presiden Prabowo melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai program pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana, mulai dari normalisasi saluran pembuangan, perbaikan tebing sungai, rehabilitasi bendungan, jembatan gantung, hingga perbaikan jalan.

Baca Juga :  Pangdam IM Ajak Masyarakat Patuhi Lalu Lintas dan Jaga Ketertiban Saat Kembali Mudik

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menjelaskan, bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur sekaligus mengurangi potensi dampak bencana di masa mendatang.

“Dana bantuan Presiden ini digunakan untuk menormalisasi saluran pembuangan sebanyak 19 paket, perbaikan tebing sungai tiga paket, rehabilitasi dua bendungan, perbaikan dua jembatan gantung, serta satu paket rehabilitasi jalan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik semata, namun juga untuk menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga di sejumlah wilayah Aceh Besar.

Sementara itu, Keuchik Gampong Cot Lamee, Rizal Kamal, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Dukung Riset Tenurial Masyarakat Hukum Adat

Ia mengungkapkan, saluran irigasi di kawasan tersebut selama ini mengalami penyumbatan sehingga tidak berfungsi optimal dan kerap menyebabkan banjir saat musim hujan.

Kondisi itu, kata dia, berdampak langsung terhadap lahan pertanian masyarakat yang beberapa kali mengalami gagal panen akibat genangan air.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bupati Aceh Besar. Selama ini saluran pembuangan yang tersumbat sering menyebabkan banjir dan mengganggu aktivitas pertanian warga. Dengan adanya normalisasi ini, kami berharap petani dapat kembali bertani dengan tenang tanpa khawatir banjir,” ungkapnya.

Normalisasi saluran tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir di kawasan pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur dan mendukung produktivitas petani di Aceh Besar.(***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

News

Bawaslu DKI Jakarta Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada 2024

Pemerintah

Syech Muharram Ajak Hadirkan Lagi Peran Para Pihak MoU Helsinki di Tengah Revisi UUPA

Pemerintah

Wakil Bupati Aceh Besar Safari Ramadhan di Lamrabo Kuta Baro

Pemerintah

Wabup Aceh Besar Terima Kunker Kepala KPP Pratama Aceh Besar

Pemerintah

Bupati Muharram Idris Sambut Titiek Soeharto, Tegaskan Komitmen Aceh Besar dalam Ketahanan Pangan

Pemerintah

Pemkab Aceh Besar Raih Serambi Ekraf Awards 2025 Kategori Gampong Kreatif Digital

Pemerintah

Aceh Besar Rayakan Malam Resepsi HUT ke-80 RI dengan Penuh Keakraban

Pemerintah

Syech Muharram Lepas Peserta Pawai Takbir Keliling Aceh Besar