Home / Daerah

Rabu, 25 September 2024 - 19:05 WIB

Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Buka Konsultasi Publik I RDTR Dan KHLS

BIMnews.id Aceh Besar 

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs. Sulaimi M.Si, mewakili Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, membuka Konsultasi Publik I Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Hotel The Pade, Kecamatan Darul Imarah, Rabu 25! September 2024.

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

 

Dalam sambutannya, Sulaimi menyampaikan terima kasih kepada Kementerian ATR/BPN atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada Aceh Besar melalui alokasi anggaran APBN untuk Bantuan Teknis RDTR.

 

“Ini merupakan kali ketiga kami mendapatkan bantuan ini, setelah sebelumnya untuk RDTR Arahan Prioritas Nasional Kawasan Industri Ladong dan RDTR Kawasan Perkotan Jantho,” ujarnya.

 

Sulaimi menjelaskan bahwa RDTR yang baru ini dinamakan Kawasan Aceh Besar Greater City. Inisiatif ini bertujuan untuk menempatkan beberapa kecamatan di sekitar Kota Banda Aceh dalam posisi strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Kasdam IM Terima Paparan RGB Uji Siap Tempur Tingkat Peleton Yonkav 11/MSC dan Yonzipur 16/DA TA.2024

 

“Kecamatan seperti Darul Imarah, Ingin Jaya, Krueng Barona Jaya, Blang Bintang, dan Kuta Baro akan menjadi fokus pengembangan, mengingat keterbatasan luas wilayah Kota Banda Aceh,” tambahnya.

 

Ia menekankan pentingnya kawasan-kawasan tersebut dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan prasarana ibukota provinsi. “Arah pengembangan ini tidak akan mengubah batas administrasi antara Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh,” tegas Sulaimi.

 

Sulaimi juga mencatat pesatnya pembangunan di kecamatan-kecamatan tersebut, termasuk infrastruktur jalan dan fasilitas umum seperti rumah sakit swasta.

 

“Dengan proyeksi pertumbuhan kawasan ini, penting bagi kita untuk menyiapkan perangkat perizinan dasar dalam bentuk KKPR yang lebih operasional dalam sistem elektronik perizinan berusaha (OSS),” pintanya.

Baca Juga :  Ditemui Tim Ops NCS Polri, KH Nasaruddin Umar: Masjid Istiqlal jadi Jembatan Pemersatu Bangsa 

 

Konsultasi publik ini diharapkan dapat mengumpulkan masukan dari para pemangku kepentingan, termasuk camat dan imuem mukim, terkait rencana pengembangan wilayah masing-masing.

 

Sulaimi mengajak semua pihak untuk mencermati analisis RDTR dan isu-isu pembangunan berkelanjutan yang relevan, termasuk kawasan keselamatan operasi penerbangan dan kawasan pertahanan.

 

“Produksi akhir dari RDTR ini akan berupa Peraturan Bupati yang memberikan arahan pemanfaatan ruang yang jelas. Kami harap semua undangan dapat memberikan saran demi kesempurnaan dokumen ini,” tutup Sulaimi.

 

Acara ini dihadiri oleh Asisten II Sekdakab Aceh Besar, Kepala Dinas PUPR Aceh Besar, jajaran OPD, camat dari kecamatan yang terlibat, serta para imuem mukim dan keuchik.

 

Konsultasi ini merupakan langkah awal dalam menyusun rencana yang lebih terarah untuk pengembangan kawasan strategis di Aceh Besar. (***)

 

BIMnews.id – Dyt

Share :

Baca Juga

Daerah

Berbagai Aspek diuji pada proses seleksi Siswa SMA Kartika XIV-1 Banda Aceh

Daerah

Wakil Gubernur Aceh Tinjau Infrastruktur Jalan dan Perusahaan Air Minum di Aceh Tamiang

Daerah

Kapolri-Panglima TNI Patroli Udara Cek Kesiapan Mudik di Pelabuhan Gilimanuk

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Silaturrahmi dengan Manajemen BSI Region 1 Aceh.

Daerah

November To Remember, THE REIZ SUITES Hadirkan Promo Longstay Dengan Banyak Bennefit

Daerah

Wakapolda Aceh Terima Kedatangan Tim Penelitian Sespim Lemdiklat Polri

Daerah

PT. PEMA GLOBAL ENERGI (PGE) DAPAT PENGHARGAAN PEMBAYARAN PAJAK PBB TERBESAR TAHUN 2022

Daerah

TNI kebut Pembangunan Jembatan Bailey Beutong Ateuh, Nagan Raya”