Home / Daerah

Kamis, 21 November 2024 - 22:09 WIB

Kodam IM dan DLHK Aceh Bahas Rencana Tempat Pemakaman Umum di Banda Aceh dan Aceh Besar.

BIMnews.id | Banda Aceh

Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han), menggelar rapat koordinasi bersama Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, M. Daud, S.Hut., M.Si., dan Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Subhan, S.Hut., M.Si., Rabu (20/11/2024) malam. Pertemuan ini membahas rencana pengadaan tanah pemakaman umum untuk masyarakat Aceh.

 

Dalam rapat yang berlangsung di rumah dinas Pangdam IM tersebut, Kepala DLHK Aceh mengusulkan beberapa alternatif lokasi tanah pemakaman umum, yakni di wilayah Blang Bintang, Jantho, dan Mata Ie. Lokasi tersebut nantinya akan ditinjau lebih lanjut untuk menentukan kelayakannya sebagai lokasi pemakaman umum.

 

Pangdam IM menyampaikan apresiasinya atas komitmen Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang akan mendukung kebutuhan masyarakat Aceh. “Sinergi ini tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan Pemerintah Daerah, tetapi juga memastikan bahwa tanah pemakaman umum tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat luas,” ujar Pangdam IM.

Baca Juga :  RAPI Banda Aceh Menggelar BO bagi anggotanya

 

Tanah pemakaman ini diperuntukkan tidak hanya bagi masyarakat Aceh, tetapi juga pendatang dari luar Aceh yang tidak memiliki identitas, selain itu pemakaman ini juga bisa untuk pasien rumah sakit jiwa atau korban lainnya yang meninggal dunia yang tidak memiliki keluarga.

 

Selain memenuhi kebutuhan spiritual dan sosial, pemakaman ini juga diharapkan menciptakan peluang kerja baru, khususnya bagi para penggali kubur dan tenaga pendukung lainnya. Pengelolaan lokasi pemakaman akan dilaksanakan langsung oleh Kodam Iskandar Muda melalui penerapan Peraturan Daerah (Perda) serta melibatkan masyarakat dalam proses sosialisasi guna menjaga transparansi dan dukungan publik.

 

Selain membahas tanah pemakaman umum, Pangdam IM juga mengangkat rencana pembangunan Hutan Kota yang direncanakan tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Hutan Kota ini akan ditanami tumbuhan endemik khas Aceh seperti Cempaka Kuning yang di Aceh dikenal sebagai Bunga Jeumpa dan tumbuhan khas Aceh lainnya, sehingga selain mempercantik kawasan, juga menjaga keanekaragaman hayati.

Baca Juga :  Khidmat, Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-80 RI di Kota Jantho

 

Hutan Kota ini tetap menjalankan fungsi ekologisnya, seperti menjadi kawasan peneduh, penyerap polusi, penghasil oksigen, dan elemen estetika lingkungan yang memperindah wilayah. Kodam Iskandar Muda berkomitmen bahwa pengelolaan Hutan Kota dilakukan dengan prinsip keberlanjutan dan melibatkan masyarakat setempat untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh.

 

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh pejabat Kodam IM, di antaranya Aslog Kasdam IM, Katopdam IM, Kakumdam IM, Kazidam IM, Kapendam IM, Waasintel Kasdam IM, Waaster Kasdam IM, serta perwakilan dari DLHK Aceh dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser. (***)

 

BIMnews.id – TAZAM

Share :

Baca Juga

Daerah

PANGDAM IM HADIRI ACARA PEMBUKAAN LIGA SANTRI PIALA KASAD

Daerah

Pemasangan Kanopi dan Tulisan Akrilik di SMPN 1 Banda Aceh Memasuki Hari ke-16

Daerah

Dinas Pendidikan Aceh Sempurnakan Rencana Bisnis Anggaran BLUD SMK

Daerah

Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Narkotika, 300 Kg Ganja Siap Edar Diamankan

Daerah

Lulusan SMK Harus Siap Bersaing di Era Global

Daerah

Masyarakat Aceh Besar Menggunakan Hak Pilih, Melampaui Target Nasional

Daerah

Danrem 012/TU Berikan Penghargaan kepada Rumah dan RT Terbersih Tahun Baru 2025

Daerah

Pj Bupati Aceh Besar Bersama Istri Silaturrahmi ke Kediaman Syech Muharram