Home / Daerah

Selasa, 25 Maret 2025 - 02:15 WIB

Aceh Besar Akan Memberikan Kemudahan Bagi Yang Berinvestasi di Aceh Besar.

BIMnews.id | Banda Aceh.

Kami selaku Bupati Aceh Besar, Pemerintah Aceh Besar siap bersinergi dan menerima siapapun yang ingin berinvestasi di Aceh Besar, tapi dengan syarat wajib memberikan keuntungan untuk daerah ini”, tegas Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram).

 

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris dalam silaturrahmi dan buka puasa bersama dengan Komunitas Peduli Ekonomi Aceh Besar yang berlangsung di Komplek Bank Indonesia I Jln. Fatahillah 4, Geuceu Inem Banda Aceh, Minggu, 23/03/2025.

 

Didepan Bupati Aceh Besar, mengawali ekspose rencana pengembangan ekonomi di Aceh Besar, Ir. Saiful Anwar selaku Ketua Komunitas Peduli Ekonomi Aceh Besar menyampaikan visi, misi dan tujuan terbentuknya komunitas ini.

 

“Kita mengetahui bahwa Kabupaten Aceh Besar memiliki banyak potensi alam yang sangat besar, terutama pada sektor pertanian. Kita merasa prihatin potensi tersebut tidak terkelola dengan maksimal. Bila potensi tersebut mampu kita kembangkan, bukan mustahil permata yang terpendam di bumi Aceh Besar ini mampu menyumbangkan terhadap kesuksesan program ketahanan pangan nasional, Apalagi program ketahanan pangan yang digagas Presiden RI H. Prabowo Subianto yang segaris dengan visi, misi Bupati Aceh Besar”. Imbuh Ir. Saiful, mantan tokoh kepemudaan Aceh ini.

Baca Juga :  Yonif 115/Macan Leuser Wujudkan KTR Dengan membangun dan Rehab RTLH

 

Pada sesi pertama presentasi yang disampaikan oleh Ir. T. Iskandar, M.Si memaparkan strategi peningkatan produktifitas padi menuju IP 300 dan penambahan luas tanam. Kemudian dilanjutkan oleh Ir.Ivan Mirza yang mengetengahkan pola pengembangan tanaman jagung dengan target produksi 1 juta ton.

 

Sementara itu, dalam usaha pemberdayaan ekonomi masyarakat di bidang peternakan Dr. drh. Iskandar Mirza, M.Si menawarkan program pengembangan peternakan yang berbasis masyarakat. Menurut Iskandar Mirza, produk peternakan yang direncanakan, antara lain unggas. kerbau dan sapi.

 

Iwan Budiarta, M.SiM, MT, CBAP, CHSA, CWM ahli Bussines Development dihadapan H.Muharram Idris menyampaikan untuk mengelaborasi semua potensi tersebut melalui pengembangan usaha diperlukan badan usaha milik daerah yang memiliki legalitas, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Upaya ini untuk menjadi modal jaminan kepercayaan bagi para investor.

 

Sementara itu. Ir. Zakaria. MT mantan pejabat Bappeda Aceh Besar yang saat ini selaku staf ahli Commando Independen, menanggapi rencana pihak Komunitas Peduli Pengembangan Ekonomi Aceh Besar, siap mendampingi dan membantu Bupati Aceh Besar dalam mensuplay berbagai kebutuhan data untuk analisis lanjutan, sehingga tujuan mulia ini akan berjalan sesuai dengan rencana.

Baca Juga :  Politik yang Beretika dan Berpolitik Ekstrim

 

Menanggapi rencana besar tersebut, Bupati Aceh Besar H.Muharram Idris sangat setuju dan menyambut baik konsep yang ditawarkan oleh para pakar yang tergabung dalam Komunitas ini.

 

“Saya tertarik dan setuju. Saya siap membantu, sepanjang bisa menguntungkan daerah untuk mewujudkan kesejahteraan warga Aceh Besar”, tegasnya.

 

Nyak Musa Hussein, SE, M.S.M selaku Sekretaris Komunitas Peduli Pengembangan Ekonomi Aceh Besar dalam laporannya menyampaikan, komunitas ini terus bergerak secara kontinyu dan sistematis, sehingga terwujudnya perubahan di Aceh Besar.

 

Pada pertemuan tersebut, juga turut dihadiri Jailani Muhammad Sekjen Commando Independen Aceh Besar, Ir. Hanafiah Gazali Sekretaris PIRA, Muhajir, Nopri Zalli Adha. SP (Abeng), A. Yani, Masing-masing dari Tim Asistensi Bupati/Wakil Bupati Aceh Besar, serta Yusri, VE, ST dari Tim Media Commando Independen Aceh Besar. (***)

 

BIMnews.id – TAZAM

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolres Aceh Tamiang: Keamanan dan Ketertiban Jadi Prioritas Utama saat Pemungutan Suara

Daerah

Praperadilan YARA terhadap Dirreskrimsus Polda Aceh Ditolak

Daerah

Kecamatan Darul Imarah Gelar Maulid dan Santunan 402 Anak Yatim

Daerah

Polisi Amankan Satu Unit Ekskavator di Lokasi Tambang Ilegal di Aceh Selatan

Daerah

LSM Garang Nilai Polres Aceh Tamiang Sukses Ciptakan Pilkada Damai 2024

Daerah

Kasus Dugaan Korupsi PSR di Aceh Jaya, Jaksa telah periksa 56 Saksi

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Terima Korps Raport Pamen Abituren Seskoad 2024.

Daerah

Kecelakaan Lalu Lintas Didominasi Pengendara usia muda (16 sampai 30 Tahun)