BIMnews.id | Banda Aceh
Aplikasi Sistim Informasi Gampong (SIGAP) versi 1.8 menegedepankan Konsep pengembangan Aplikasi dengan Kaya Data Dan Informasi Serta Minim Input. Dimana Aplikasi SIGAP tersebut memiliki 3 komponen utama yaitu Informasi, Data dan Layanan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Dr. H. Iskandar, Ap, S.Sos, M.Si pada pembukaan TOT Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penerapan Sistem Informasi Gampong Tahun 2025 yang diselenggarakan di Grand Permata Hati Banda Aceh, Rabu (24/9/2025).
Lebih lanjut Iskandar menyampaikan bahwa Aplikasi SIGAP terus dilakukan pengembangan untuk memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan data yang ada dalam aplikasi tersebut.
“Sejak tahun 2024 kita telah membantuk Tim Pengembangan SIGAP yang mempunyai tugas melakukan pengembangan aplikasi untuk memudahkan masyarakat dalam pemanfaatan data pada aplikasi ini,” jelas Iskandar.
Kadis DPMG menambahkan, Aplikasi SIGAP ini bebas biaya (Free/Free Of Charge), sehingga kami berharap untuk segera di komunikasikan kepada pemerintahan gampong di Kabupaten/Kota agar terhindar dari pihak penyedia aplikasi lainnya untuk mempengaruhi pihak kecamatan dan gampong untuk menganggarkan kedalam APBG terkait pengadaan Aplikasi yang berbasis Informasi.
“Segera informasikan ke pemerintahan gampong terkait aplikasi SIGAP versi 1.8 ini,agar pihak gampong tidak tertarik dengan vendor vendor aplikasi yang berbasis data, karena pemerintah sudah menyediakan secara gratis,”pungkas Iskandar.
Kegiatan TOT Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penerapan Sistem Informasi Gampong yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas perencanaan, perumusan kebijakan serta mengukur dan memberikan penilaian secara objektif terhadap kemajuan dan pencapaian strategi pembangunan di Gampong ini di ikuti oleh pejabat/staf DPMG Kabupaten/Kota yang membidangi Sistem Informasi Gampong. (***)
BIMnews.id – LINA















