Home / Daerah

Kamis, 21 November 2024 - 11:40 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Dorong Kolaborasi Wujudkan Sekolah Ideal di Aceh

BIMnews.id – BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST, D.E.A., menekankan pentingnya kolaborasi antara kurikulum yang unggul dan pendidik yang kompeten untuk mewujudkan sekolah ideal di Aceh.

Pesan ini disampaikan dalam acara sosialisasi bertajuk “Sekolah yang Kita Cita-Citakan” di Aula Dinas Pendidikan Aceh pada Rabu, 30 Oktober 2024. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat eselon III, Koordinator Pengawas (Korwas), serta staf Dinas Pendidikan Aceh sebagai Penjab satuan pendidikan di 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam acara ini, Marthunis menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah menyamakan persepsi tentang sekolah ideal sehingga terwujud pada intervensi yang sinergis dan berdampak pada akreditasi sekolah dan kualitas peserta didik.

“Sekolah yang kita cita-citakan adalah tempat yang inklusif dan inovatif, yang mengembangkan potensi individu dan mengintegrasikan nilai lokal serta pendidikan global. Dengan pendekatan ini, sekolah dapat menjadi fondasi yang kuat dalam membangun generasi penerus yang berkualitas,” jelasnya.

Baca Juga :  Respon Cepat Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh Jemput Korban TPPO di Malaysia

Lebih lanjut, Marthunis menekankan bahwa keberhasilan pendidikan terletak pada keselarasan visi semua pihak. “Jika pengelolaan sekolah dilakukan dengan baik, hasilnya akan terlihat dari kualitas siswa,” ungkapnya. Ia juga mengajak peserta untuk memahami tantangan yang dihadapi sekolah, guru, dan siswa di lapangan.

Marthunis merencanakan observasi ke sekolah-sekolah unggulan untuk mempelajari praktik terbaik. “Tujuan kita bukan untuk menilai atau menghukum, tapi membantu sekolah dalam menghadapi kesulitan. Dengan berbagi pengalaman, kita dapat menemukan solusi efektif demi peningkatan mutu pendidikan di Aceh,” tambahnya. Ia juga menyoroti pentingnya infrastruktur yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar.

Drs. M. Akbari AR, M.Si., Koordinator Pengawas Provinsi Aceh, turut menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pertemuan ini menjadi langkah bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.

“Kita perlu memastikan lulusan SMA siap bersaing di perguruan tinggi, sementara lulusan SMK dapat langsung terjun ke dunia kerja atau berwirausaha,” ujarnya.

Baca Juga :  Menderita Stroke, Pak Jurdin dapat Bantuan Kursi Roda dari Danramil Kluet Aceh Selatan.

Akbari menegaskan pentingnya peran pengawas dalam memantau efektivitas proses belajar mengajar, didukung oleh sarana pembelajaran yang optimal. Kepala sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi seluruh warga sekolah.

Selain itu, pengawas di masing-masing wilayah kerja akan melakukan evaluasi berkala, memberikan pendampingan kepada guru dalam penerapan kurikulum, serta mengadakan pelatihan yang relevan untuk meningkatkan kompetensi pendidik.

“Dengan pendekatan ini, setiap sekolah di Aceh diharapkan mampu mencapai standar pendidikan yang ditetapkan dan memberikan hasil optimal bagi siswa,” pungkasnya.

Akbari juga menyebutkan bahwa tim pengawas akan mempresentasikan langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, sehingga lulusan sekolah di Aceh dapat memenuhi harapan masyarakat serta kebutuhan dunia kerja. (***)

BIMnews.id – Tazam

Share :

Baca Juga

Daerah

ACEH RAIH PERUNGGU DI KEJURNAS GATEBALL 2025

Daerah

Jembatan Bailey Kutablang Rampung, Jalur Nasional Medan–Banda Aceh Kembali Normal”

Daerah

Polisi Amankan Satu Unit Ekskavator di Lokasi Tambang Ilegal di Aceh Selatan

Daerah

Banjir dan Longsor Melanda Aceh Tenggara dan Aceh Tengah, Pangdam IM Perintahkan Danrem 011/LW Bantu Penanganan maksimal

Daerah

Kapolda Aceh Apresiasi Polresta Banda Aceh yang Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Daerah

REMBUK STUNTING II GAMPONG GAROT DILAKSANAKAN DI PANTAI PENYU – ACEH BESAR 

Daerah

Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana alam banjir bandang dan tanah longsor terus dilakukan oleh BPJN Aceh melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh

Daerah

ORMAWA, DOSEN dan DUTA KAMPUS TURUN TANGAN JAGA LINGKUNGAN