Home / Pendidikan

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Murthalamuddin Ajak Sekolah Bela dan Beli Produk SMK BLUD

BIMnews.id | Banda Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menegaskan pentingnya gerakan “Bela dan Beli Produk SMK” sebagai upaya memperkuat pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sekolah menengah kejuruan (SMK) di Aceh.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Rapat Pengelolaan BLUD Dinas Pendidikan Aceh Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh kepala cabang Dinas Pendidikan Wilayah, kepala SMK BLUD, serta staf ahli Dinas Pendidikan Aceh.

Dalam arahannya, Murthalamuddin menilai pengelolaan BLUD SMK tidak boleh hanya berhenti pada penyusunan rencana bisnis di atas kertas. Menurutnya, seluruh sekolah harus mulai membangun ekosistem usaha yang saling mendukung agar produk dan jasa yang dihasilkan SMK benar-benar hidup dan berkembang.

Baca Juga :  Plt. Kadisdik Aceh Tekankan Penguatan MGMP dan Hilangkan Mental Gap

“Mulai hari ini saya ingin ada gerakan bela dan beli produk SMK. Kalau ada produk sekolah kita sendiri, maka utamakan beli di SMK,” kata Murthalamuddin.

Ia menjelaskan, setiap SMK memiliki potensi usaha berbeda sesuai karakter wilayah masing-masing. Karena itu, sekolah diminta tidak memaksakan jenis usaha yang sama, melainkan menggali potensi lokal yang tersedia di daerah masing-masing.

Murthalamuddin mencontohkan, sekolah di daerah pertanian atau perkebunan dapat mengembangkan produk berbasis hasil alam setempat, sementara SMK dengan jurusan tata busana atau teknik harus mampu menghasilkan produk dan jasa yang dapat dipakai langsung oleh masyarakat maupun pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan BLUD tidak hanya diukur dari besarnya pendapatan, tetapi juga dari terbukanya ruang praktik nyata bagi siswa. Dengan demikian, siswa tidak sekadar belajar teori di ruang kelas, tetapi memahami langsung proses produksi, pemasaran, hingga transaksi usaha.

Baca Juga :  Putus Rantai Tengkulak,Polri Fasilitasi Permodalan KUR Dan Penyerapan Bulog Bagi Petani

“Kalau BLUD hidup, maka ruang praktik anak-anak kita juga semakin luas. Anak-anak harus belajar berdasarkan pengalaman nyata,” ujarnya.

Murthalamuddin juga meminta kepala cabang dinas dan kepala sekolah aktif melakukan evaluasi terhadap unit usaha yang belum berkembang. Usaha yang dinilai tidak potensial diminta dikaji ulang agar tidak membebani sekolah.

Ia berharap gerakan bela dan beli produk SMK dapat menjadi budaya bersama di lingkungan pendidikan Aceh, sehingga sekolah kejuruan mampu tumbuh mandiri sekaligus melahirkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.(***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Gerakan Literasi Aceh Diperkuat, Kadisdik Aceh Targetkan Lahir 20 Buku Fiksi Karya Guru dan Siswa

Pendidikan

Disdik Aceh Kembangkan Super Apps untuk Permudah Akses Data Pendidikan

Pendidikan

Bupati Aceh Besar Tinjau SD Negeri Lamlhom, Pastikan Fasilitas Belajar Semakin Layak

Pendidikan

SMK 1 GANDRAPURA BIREUN PRODUKSI SUSU KAMBING DAN RAGAM PRODUK TERNAK LAINNYA

Pendidikan

Dari Kutacane, Disdik Aceh Gaungkan Pendidikan Lingkungan Berbasis Leuser

News

Anak Petani Nagan Raya Lulus Catar Akpol Tingkat Daerah

Pendidikan

Bunda Ana Tinjau Pembersihan Sekolah Pascabanjir Aceh Tamiang, Siswa SLB Pembina Ditargetkan Masuk Sekolah 19 Januari

Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh Optimalkan Peran BKK untuk Penempatan Kerja Lulusan SMK