Home / Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 13:14 WIB

Mutiara Kasab dan Semangat Istri Prajurit Mengangkat Budaya Aceh di Persit Bisa 2026

BIMnews.id | Aceh Barat

Menjelang pelaksanaan Event Persit Bisa 2026 yang akan diselenggarakan di Expo Balai Kartini, Jakarta pada tanggal 7–9 Mei 2026, berbagai persiapan terus dilakukan oleh UMKM Mutiara Kasab binaan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda.

 

UMKM yang dirintis oleh Ny. Ema Mutiara Deka ini menjadi salah satu usaha kreatif yang membawa kekayaan budaya Aceh melalui kerajinan sulaman kasab khas Aceh Barat. Keikutsertaannya dalam ajang Persit Bisa menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan warisan budaya daerah sekaligus menunjukkan kreativitas dan kemandirian anggota Persit dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

 

Ny. Ema Mutiara Deka merupakan istri dari Koptu Didik Sulistyo Budi (NRP 31050191151086), yang saat ini bertugas sebagai Ta Provost Dim 0105/Aceh Barat. Sebagai anggota Persit, ia menjalankan peran mendampingi pengabdian suami sekaligus terus berkarya melalui usaha sulaman kasab yang telah ia tekuni selama bertahun-tahun.

 

Dalam menghadapi ajang Persit Bisa 2026, Mutiara Kasab melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyempurnaan desain produk, peningkatan kualitas jahitan dan sulaman, hingga penataan display pameran agar tampil lebih menarik dan modern tanpa meninggalkan nilai tradisional Aceh.

Baca Juga :  Aceh Besar Dorong Ketahanan Pangan Lewat BUMGBersama

 

Untuk kebutuhan pameran, Mutiara Kasab menyiapkan sebanyak 212 pcs produk kerajinan kasab dari berbagai varian unggulan yang akan dibawa ke Event Persit Bisa 2026, terdiri dari tas kasab, dompet, hiasan dinding, songket, sarung kursi dan taplak meja, kotak tisu, jilbab kasab, payung kasab, vest kasab, pouch, sarung tumbler, hingga sajadah khas Aceh. Seluruh produk dibuat secara handmade dengan mempertahankan teknik sulam tradisional kasab yang menjadi ciri khas budaya Aceh.

 

Dalam proses produksinya, setiap motif kasab dikerjakan secara detail mulai dari menggambar pola di atas kain beludru, memasang kain pada meja kayu khusus, hingga proses penyulaman menggunakan benang emas. Untuk satu produk, waktu pengerjaan dapat mencapai satu minggu hingga satu bulan tergantung tingkat kerumitan motif.

 

Motif-motif khas seperti Pucok Rebung, Pinto Aceh, dan Sulubayung tetap dipertahankan sebagai identitas budaya Aceh yang memiliki filosofi mendalam tentang harapan, keharmonisan, dan keindahan kehidupan masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Terima Gedung Pengganti SDN Bak Sukon dari PT HK

 

Selain mempersiapkan produk, Mutiara Kasab juga terus memperkuat promosi melalui media sosial dan jaringan komunitas Persit agar produk kasab Aceh semakin dikenal luas. Persiapan ini juga melibatkan ibu-ibu pengrajin di lingkungan sekitar yang selama ini turut membantu proses produksi.

 

Bagi Ny. Ema Mutiara Deka, mengikuti Persit Bisa bukan sekadar menghadiri pameran UMKM, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian dalam melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Ia berharap karya kasab Aceh dapat terus diminati generasi muda dan memiliki nilai ekonomi yang mampu membantu kesejahteraan masyarakat.

 

Melalui Mutiara Kasab, ia membuktikan bahwa perempuan Persit mampu menjalankan banyak peran sekaligus — mendampingi suami, melestarikan budaya, memberdayakan lingkungan, dan menggerakkan ekonomi kreatif.

 

Dari Desa Kuala Bubon, Aceh Barat, benang-benang kasab yang disulam dengan penuh ketekunan kini siap dibawa ke panggung nasional melalui ajang Persit Bisa 2026, membawa semangat budaya Aceh yang tetap hidup, indah, dan membanggakan. (***)

 

BIMnews.id – TAZAM

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua Laskar Aswaja Aceh ucapkan selamat atas kemenangan Elliza – Afdhal di Pilkada Kota Banda Aceh

Daerah

Kodam Iskandar Muda bekerja sama dengan PT. SNS Motor Manufaktur untuk pengembangan sepeda motor berbasis teknologi Internet of Things (IoT).

Daerah

Kapolda Aceh Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Daerah

Sekda Aceh Dorong Percepatan Pemanfaatan Kayu Hanyutan Pascabanjir

Daerah

FORASEU Aceh Besar Raih Penghargaan Forum Anak Berdedikasi di Fatar Award 2024

Daerah

SURAT TERBUKA BUAT GUBSU, BOBBY NASUTION

Daerah

DUA PEMUDA ABDYA RUDAL PAKSA WANITA TUNA RUNGU DI DI SUKA MAKMUE NAGAN RAYA  

Daerah

Reses DPRA akhir September, BPBA Siap Distribusikan APAR untuk SMA/SMK di Kab AGARA dan GALUS