Home / News

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:53 WIB

Setelah Penantian Panjang, Pembentukan Kecamatan Seulawah Agam Mulai Menuai Harapan

BIMnews.id | Kota Jantho

Penantian panjang masyarakat Kemukiman Lamteuba dan Lampanah Leungah terhadap pemekaran Kecamatan Seulimum atau pembentukan kecamatan baru Seulawah Agam kini mulai menunjukkan titik terang. Harapan yang telah lama disuarakan masyarakat tersebut perlahan bergerak menuju realisasi.

Langkah nyata dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan Bupati H. Muharram Idris. Upaya menjawab aspirasi warga tersebut ditandai dengan kunjungan langsung Bupati Aceh Besar bersama perwakilan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia ke lokasi calon ibu kota Kecamatan Seulawah Agam di Gampong Meurah, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Selasa (20/1/2026).

Syech Muharram Bupati Aceh Besar hadir bersama perwakilan Kemendagri RI, Edi Cahyo, SSTP, MAP dan juga Anggota Komisi III DPR Aceh Eddi Shadiqin SH, Asisten I Farhan AP, Asisten II Sekdakab M Ali SSoS MSi, Camat Seulimum, serta tokoh masyarakat setempat.
“Kita ingin menjawab harapan dan aspirasi masyarakat kemukiman Lamteuba dan Lampanah Leugah yang sudah terlalu lama disuarakan. Keinginan warga lahirnya kecamatan baru Seulawah Agam, mudah-mudahan akan segera terwujud, saat ini sedang dalam proses,” sebut ungkap Muharam.

Menurut Bupati Aceh Besar, dari sisi persyaratan administratif dan teknis, rencana pemekaran tersebut telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Dari semua yang dipersyaratkan semua sudah terpenuhi, jumlah wilayah 13 gampong (desa) dari 10 gampong yang dipersyaratkan, termasuk jumlah penduduknya sudah di atas sepuluh ribu jiwa dan dokumen administrasi usulan dalam proses,” kata Bupati.

Baca Juga :  Kejaksaan Tinggi Aceh Raih Penghargaan Predikat Terbaik I dengan Implementasi Keadilan Restoratif Terbanyak

Sementara itu, perwakilan Kementerian Dalam Negeri RI, Edi Cahyono, SSTP, MAP, menegaskan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan daerah serta terpenuhinya seluruh persyaratan pembentukan kecamatan baru.
“Pada prinsipnya kami sangat mendukung rencana pemekaran wilayah kecamatan ini, tentu sesuai dengan aturan yang berlaku. Yang paling penting usulan dari bawah, dari aspirasi masyarakat,” ungkapnya.

“Kemudian kita menerima dokumen usulan dari gubernur dan bupati, serta persyaratan lainnya, seperti luas wilayah, jumlah penduduk dan sarana prasarana pendukung, selanjutnya penyiapan Perda (Qanun) untuk pembentukan wilayah kecamatan baru,” jelasnya.

Dukungan terhadap pembentukan Kecamatan Seulawah Agam juga datang dari Anggota Komisi III DPR Aceh, Eddi Shadiqin, SH. Ia menilai pemekaran ini sangat relevan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
“Saya sangat mendukung pembentukan Kecamatan Seulawah Agam. Ini bagian dari tanggung jawab moral untuk menyahuti aspirasi warga disini yang tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pelayanan kesehatan, pendidikan, pemanfaatan potensi daerah, mempercepat pembangunan, dan mendekatkan rentang kendali pemerintahan, serta terlaksananya pemerataan dan percepatan pembangunan, pada gilirannya nanti dapat meningkatkan pendapat ekonomi masyarakat,” ujar anggota legislatif dari PDA itu.

Baca Juga :  Memperkuat Data dan Maksimalkan Pendapatan Daerah, Pj Bupati Aceh Besar Pelajari E-Office di Sumedang

Langkah awal pembentukan kecamatan baru ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Tokoh ulama Kemukiman Lamteuba, Tgk. Fauzi, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemkab Aceh Besar dalam merespons aspirasi warga.

“Bagi kami ini langkah maju dari upaya Pemkab Aceh Besar dalam menyahuti aspirasi kami. Tokoh ulama dari dua kemukiman, mukim Lamteuba dan mukim Lampanah Leungah sudah sepakat dimanapun lokasi ibukota kecamatan dan diserahkan keputusannya kepada Bapak Bupati. Yang penting usaha Bapak Bupati pantas kita apresiasi, banyangkan belum genap setahun kepemimpinan mereka, tim dari Mendagri sudah datang kemari, ini bukti keseriusan Pemkab Aceh Besar. Kami warga Lamteuba akan membantu di lapangan, bila ditemui kendala-kendala dalam prosesnya nanti,” imbuhnya.(***)

BIMnews.id – LINA

Share :

Baca Juga

News

NAZARUDDIN TERPILIH JADi KADUS ARON

News

Gelar TTG Aceh Tahun 2025 Resmi Dibuka

News

Kapolda Aceh Sambut Kedatangan Tim Korbinmas Polri

News

SILATURAHMI DAN CERAMAH SUBUH DI MASJID BABUL JANNAH RUTIN DILAKUKAN SETIAP BULAN

News

KAJATI ACEH LANTIK WAKAJATI, ASWAS DAN KAJARI LHOKSEUMAWE

News

Satgas Polri Sudah Tangkap 7.566 Tersangka Kasus Narkoba

News

ADHYAKSA PEDULI STUNTING 2023, KAJATI RESMIKAN GAMPONG STUNTING

News

TIM INTELIJEN KEJAKSAAN AGUNG DAN TIM TABUR KEJATI ACEH BERHASIL MENGAMANKAN DPO ASAL KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA