BIMnews.id | Nagan Raya
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) melalui Kepala Satuan Kerja Pelaksaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh Akbar Hikmi, ST.,MT memastikan akses transportasi dari kabupaten Nagan Raya menuju Aceh tengah pasca diterjang banjir kini telah pulih total.
Hal tersebut disampaikan Akbar Hikmi saat meninjau langsung pembangunan dan uji coba beban jembatan panel darurat (Bailey) Beutong Ateuh Banggalang yang telah rampung dikerjakan pada rabu kemarin.
Akbar menerangkan bahwa keseluruhan panjang ruas jalan dari Nagan Raya menuju Aceh Tengah mencapai 122 kilometer, sedangkan yang terdampak bencana alam sepanjang 108 kilometer
kepada Beritasatu.com.
Ia merincikan, pada saat melakukan penormalan akses jalan, BPJN Aceh menemukan sedikitnya terdapat 34 titik jalan yang terputus transportasinya akibat longsor baik itu longsor tebing dan longsor badan jalan termasuk 1 jembatan putus pada ruas jalan tersebut.
BPJN Aceh telah berhasil merampungkan pekerjaan tanggap daruratnya mulai dari pembersihan sedimen, retrase atau pengalihan jalan hingga pembangunan jembatan sementara seperti di Beutong Ateuh yang sudah rampung dikerjakan.
“Alhamdulillah akses dari Genting gerbang Celala menuju Nagan Raya saat ini sudah fungsional semua,” tambahnya.
Akbar juga menyampaikan, sejak tanggap darurat bencana di tetapkan, BPJN melalui Satuan Kerja Wilayah II Aceh terus melakukan upaya pemulihan infrastruktur jalan lintas nasional untuk dapat dilalui guna mempermudah pendistribusian logistik dan kebutuhan pasca banjir lainya.
“Sejak ditetapkan tanggap darurat bencana, BPJN telah mengfungsikan jembatan darurat kayu yang sudah dapat dilalui kendaraan roda empat sejak 15 Desember 2025 lalu” pungkasnya.
Setelah sebulan lebih proses penanganan tanggap darurat bencana dilakukan, kedepan BPJN akan fokuskan pada pekerjaan infrastruktur permanen.
” Sudah hampir satu bulan kita menyelesaikan pekerjaan tanggap darurat, kedepan akan dilanjutkan dengan pekerjaan permanen,” tutupnya.
BIMnews.id – MRZ














